BERITABUANA.CO, JAKARTA- Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Laksamana Muda TNI DR. Amarulla Octavian, ST, MSc, DESD mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., memimpin Upacara Penutupan Kejuaraan Pencak Silat Merpati Putih Open 2019 di Gedung Olah Raga Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu, 4 Mei 2019.

Hadir pula Wadanjen Kopasus Brigjen TNI Mohamad Hasan, Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI Tatit Eko W., SE, M.Tr (Han), pewaris dan para guru besar Merpati Putih serta pengurus pencak silat dari 32 perguruan dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Laksamana Muda TNI DR. Amarulla Octavian, ST, MSc, DESD menegaskan bahwa Kejuaraan Bela Diri Merpati Putih ini sejalan dengan program pemerintah untuk melaksanakan bela negara.

“Sudah sepatutnya bela diri pencak silat, baik dari cabang perguruan Merpati Putih maupun perguruan lainnya di seluruh Indonesia harus menjadi olah raga bela diri utama di Indonesia. Pencak silat harus diajarkan di semua sekolah-sekolah mulai dari SD hingga perguruan tinggi,” kata Laksda Octavian lewat keterangannya, Minggu (5/5).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Perguruan Pencak Silat (PPS) Bela Diri Tangan Kosong (Betako) Merpati Putih ini berlangsung sejak tanggal 1 Mei 2019 yang diikuti 1.500 pesilat dari 26 perguruan pencak silat di Indonesia sekaligus mencatat sejarah baru Rekor MURI Pesilat terbanyak Jurus Tunggal Tangan Kosong IPSI.

Demonstrasi

Upacara dimeriahkan dengan berbagai demonstrasi pematahan material keras berupa gagang besi dragon, cor beton dan plat baja oleh prajurit TNI. Demonstrasi juga dilaksanakan oleh Ketua Komisi 1 DPR RI DR. Abdul Kharis, Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI DR. Amarulla Octavian, ST, MSc, DESD, Kepala LAN Bapak Adi Suryanto dan Sekretaris Mensesneg Bapak Sutomo.

Dalam kejuaraan yang memperebutkan Piala Panglima TNI tersebut tampil sebagai Juara Umum untuk Kategori Dewasa Prestasi adalah Kontingen Pelatda DKI A dengan 7 emas dan 2 perak. Juara kedua diraih PPOP DKI Jakarta dengan 3 emas dan 1 perak, dan Juara ketiga diraih PPLD NTT dengan 2 emas 1 perak dan 1 perunggu.

Atas prestasi ini Pelatda DKI Jakarta A mendapatkan Piala Bergilir Panglima TNI uang pembinaan sebesar Rp 15 juta dan Piala tetap KSAD. Untuk piala tetap Kepala Staf TNI AD juga diberikan kepada juara umum II dan III.

Kategori pesilat dewasa putra terbaik diraih Ronaldo Neno pesilat kelas F Putra PPLD NTT. Ronaldo Neno berhak menerima piala tetap Kepala Staf TNI AU dan uang pembinaan Rp. 2,5 juta Sedangkan kategori pesilat terbaik dewasa putri diraih Widya Faranisa pesilat kelas A putri dari PPO DKI Jakarta yang berhak menerima piala tetap Kepala Staf TNI AL dan uang pembinaan Rp. 2,5 juta. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here