BERITABUANA.CO, JAKARTA – Narkoba dan barang sejenis lainnya jangan dicoba, apalagi jadi sampai pecandu Narkoba. Maka dari itu, pelajar milenial harus pintar memilih teman pergaulan.

Demikian imbauan tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Pegiat Anti Narkoba Indonesia/PANI, Dedi Ginanjar dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi beritabuana.co, Minggu (5/5/2019).

Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) PANI, lanjut Dedi memilih komitmen “Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati”. Karenanya, dalam waktu dekat PANI akan melakukan kunjungan Safari Ramadan ke Gubernur Jawa Timur dan Walikota Surabaya, atau Bupati di jajarannya.

Pria yang tak asing dengan Lembaga Kursus Pelatihan ini akan mensasar sekolah-sekolah yang ada di Jawa Timur khususnya Kota Surabaya sekitar.

“Kami akan menjadikan pelajar di Surabaya sebagai Duta Anti Narkoba untuk disekolahnya masing-masing,” teranf Dedi.

Sebelumnya kepada 103.4 Radio DFM Jakarta yang kebetulan seorang presenternya Duta Anti Narkoba Ormas PANI bernama Ical Kage, Ketum Dedi juga berkeinginan membuka peluang lapangan kerja dengan memanfaatkan Lembaga Pelatihan Keterampilan yang dimilikinya di Subang, Jawa Barat.

“Ini strategi langkah awal dalam praktek pencegahan Narkoba. Kami akan mensasar SMEA, SMK intinya sekolah kejuruan yang ada di Jawa Timur. Mereka akan kami bina sesuai bidang kompetensinya,” demikian Dedi lalu mengarahkan kearah mana peluang kerja yang akan diraih.

Tak hanya itu, Dedi yang kerap mensosialisasikan dampak bahaya Narkoba disekolah-sekolah hingga perguruan tinggi ini berharap kehadiran Dewan Pimpinan Wilayah PANI DKI dibawah komando H. Hermanto bak gayung bersambut tentunya.

“Pak Hermanto juga punya pengalaman bidang enterpreneurship. Beliau pebisnis properti. Nah tentunya akan menggarap para milenial kejuruan yang PANI sasar. Inshaa Allah Ormas PANI akan menjadi contoh bagi ormas lainnya,” harapnya.

Sedang Ketua DPW PANI DKI Jaya, H Hermanto saat disematkan seragam resmi PANI oleh Sekjen DPP PANI Ir. H. Arse Pane, di Green Pramuka Jaktim, kemarin, mengakui akan merubah mainset atau daya pikir terhadap organisasi masyarakat yang ia bina. Karena selama ini, orang menstigma Ormas tak lain hanya ‘Peminta-minta’ maaf perilaku itu akan saya hapuskan.

“Kami PANI DPW DKI akan konsentrasi melakukan bisnis dibidang properti dan kedepan pengurus PANI jualah yang akan menjalankan bisnis perumahan tersebut,” jelas pria berkacamata ini secara eksklusif kepada Kadiv. Humas DPP PANI Bamsoer KWRI.

Lelaki yang dulunya seorang pengajar atau Guru Math itu akan merubah Ormas PANI lebih ber-energi dan menjadikan para pelajar sebagai Duta Anti Narkoba di masing-masing sekolah di Ibukota Jakarta. (Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here