BERITABUANA.CO, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Badan Musyawarah Ulama dan Ummat Islam (DPP Bamuuis) menyerukan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, partai politik, tim sukses dan pendukung masing-masing supaya ikut menjaga kesucian bulan Ramadhan 1440 H.

Iklim demokrasi yang sehat  dan bermartabat harus dikedepankan, menghindari saling tuduh, ujaran kebencian, provokasi, agitasi, hoaks dan saling fitnah.

“Selesaikan berbagai sengketa hasil pilpres maupun pileg melalui mekanisme hukum dan perundang-undangan. Hindari pengerahan massa, anarkisme dan kerusakan,” pinta DPP Bamuuis dalam siaran pers yang diterima beritabuana.co di Jakarta, Minggu (5/5/2019).

Siaran pers yang ditandatangani Ketua Umumnya  H Denny M  Syaifullah, SH dan Sekretaris Jenderal KH Saeful Bahri, MA ini  meminta kepada umat Islam agar berupaya menjadikan bulan Ramadhan ini sebagai sarana penyucian diri atau tazkiyah al nafs dengan melakukan penghindaran diri dari segala bentuk kemungkaran dan kemaksiatan termasuk menghindari budaya konsumtif.

Selanjutnya, Bamuuis menyerukan kepada seluruh umat Islam agar mengedepankan sikap tasamuh, tenggang rasa dalam menyikapi perbedaan pilihan. Jangan sampai terjebak dalam pertentangan dan permusuhan yang dapat menggoyahkan ukhuwah Islamiah dan ukhuwah Wathaniyah dalam memberikan dukungan kepada pasangan capres dan cawapres pilihannya. Dianjurkan juga supaya bersikap wajar dan tidak berlebihan.

Sejalan dengan itu, Bamuuis juga menghimbau seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia untuk kembali hidup dalam persaudaraan kebangsaan dengan tidak membesar-besarkan perbedaan suku, agama maupun ras. Lebih baik lagi bila semuanya dapat menerima dengan rasa syukur dan berlapang dada siapapun yang terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden, serta para wakil rakyat di DPR, DPD maupun DPRD.

“Kita berikan amanah kepada mereka semua untuk mewujudkan masyarakat dan bangsa Indonesia yang sejahtera, adil , makmur, merata dalam naungan ridha Allah SWT,” imbuh Bamuuis.

Mereka pun mengharapkan kepada semua pihak untuk dapat bersama-sama menciptakan suasana harmonis dan kondusif dengan mengembangkan toleransi dan kearifan sosial dan menghindari segala bentuk kekerasan. Tak lupa kepada pemerintah diharapkan dapat menjamin iklim kebebasan menjalankan ibadah dengan aman, tenang dan khusyu.

Bamuuis mengingatkan, bulan Ramadhan adalah bulan ibadah dan bulan amal. Karena itu mereka menghimbau kepada aghniya dan seluruh umat Islam yang dikaruniai Allah SWT rizki yang banyak untuk meningkatkan amal shaleh dengan membantu kaum dhuafa melalui penyaluran zakat, infaq, shadaqah dan amal sosial lainnya. (Ndus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here