BERITABUANA, TURIN – Pada Liga Champions musim ini, Ajax Amsterdam tampil mengesankan. Laju Ajax tak terhentikan hingga dapat melenggang ke babak semifinal. Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, pun berkomentar bahwa keberhasilan Ajax di kompetisi terbaik antarklub Eropa itu hanyalah keberuntungan semata.

Ajax menyingkirkan dua tim raksasa, yakni Real Madrid dan Juventus. Madrid yang berstatus juara bertahan tunduk dari Ajax di babak 16 besar dengan agregat 3-5. Giliran Juve harus mengakui ketangguhan Ajax di babak perempatfinal. Mereka tersingkir karena kalah agregat 2-3.

Ajax melanjutkan tren positif ke babak semifinal Liga Champions. Berhadapan dengan Tottenham Hotspur, Ajax mengunci kemenangan dengan skor 1-0 pada leg pertama di Tottenham Hotspur Stadium.

Allegri merasa Ajax hanya beruntung semata. Ajax bermain dengan klub-klub top ini saat mereka kehilangan para pemain pentingnya. Saat melawan Juve, Allegri tak bisa menurunkan lima pemainnya yang akhirnya memengaruhi hasil laga.

Kondisi itu juga terjadi kala Ajax bertandang ke markas Tottenham. Dua pemain kunci Mauricio Pochettino, Harry Kane dan Son Heung-min, harus absen. Kane didera cedera, sementara Son tak bisa ikut bertanding karena akumulasi kartu kuning.

“Pada Liga Champions ada saat-saat ketika segalanya berjalan dengan baik. Ajax menghadapi kami saat kami tak punya lima pemain. Lalu, mereka pergi ke London dan mereka (Tottenham) kehilangan striker utama (Kane) dan striker lainnya (Son) yang dilarang bermain. Setelah 15 menit, bek tengah Tottenham (Vertonghen) cedera,” ujar Allegri. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here