BERITABUANA.CO, JAKARTA – Terkait masih terkendalanya pemerataan pendidikan di Indonesia, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) seperti masih minimnya ketersediaan guru di berbagai wilayah, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Pemerintah untuk melakukan pemetaan terhadap kebutuhan akan guru di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di daerah 3T agar dapat diketahui kebutuhan yang sebenarnya.

“Pemerintah agar melakukan optimalisasi perekrutan calon guru terutama untuk guru yang akan ditugaskan di daerah 3T, guna meningkatkan kualitas guru kedepannya,” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Jumat (3/8/2019) kemarin.

Mengimbau para guru ASN maupun Honorer yang bertugas di daerah 3T untuk diberikan fasilitas tambahan agar memudahkan dalam melaksanakan kewajibannya mengajar, mengingat banyaknya guru yang meninggalkan tugas hingga mengajukan permohonan untuk pindah mengajar di kota.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) agar melakukan perbaikan dan peningkatan fasilitas dan sarana prasarana pendidikan di daerah 3T, guna mendukung proses belajar mengajar di daerah tersebut.

Kemendikbud bekerja sama dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) untuk terus melakukan penguatan pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), seperti ketersediaan, infrastruktur dan sarana prasarana pendidikan termasuk tenaga pengajar (guru), demikian Ketua DPR. (Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here