BERITABUANA.CO, JAKARTA – Unit IV Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap 5 pelaku pencuri sepeda motor kelompok Lampung dan 2 penadah. Tiga dari lima pelaku yakni HS, AC dan MB ditembak mati karena saat dilakukan penangkapan melakukan perlawanan.

“Pelaku HS, AC dan MB berperan sebagai pemetikan dan memiliki senjata api. Mereka bertiga tidak segan-segan melalukan penembakan, bila aksi pencurian diketahui korban atau saksi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di RS Kramat Jati, Selasa (30/4/2019).

Para pelaku secara bersama-sama mencari sasaran sepeda motor yang diparkirkan dihalaman rumah dengan membawa kunci letter T dan senjata api di wilayah Jakarta dan Tangerang.

Sementara, pelaku MI dan IS, dari hasil interogasi mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor bersama tersangka HS, tersangka AC dan tersangka MB.

“Apabila aksi para pelaku diketahui oleh korban atau saksi para pelaku langsung gunakan senjata api, untuk menembak korban atau saksi yang melihatnya dan para pelaku dapat kabur,” jelasnya.

Setelah berhasil mencuri sepeda motor, para pelaku langsung menjual sepeda motor ke penadah AK dan A seharga Rp 2 juta di daerah Pandeglang, Banten.

Atas pengakuan tersangka HS, tersangka AC dan tersangka MB, tim mengarah ke daerah Pandeglang, Banten untuk melakukan pengembangan terhadap tersangka AK dan tersangka A di daerah Pandeglang, Banten.

Pada hari Senin tanggal 29 April 2019 tim berhasil melakukan penangkapan terhadap terhadap tersangka AK dan tersangka A di daerah Pandeglang, Banten.

Setelah berhasil melakukan penangkapan, tim Unit IV membawa para tersangka ke kantor Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan. Namun, didalam perjalanan 3 tersangka HS, AC dan MB mencoba melawan petugas pada saat berada di dalam mobil.

Pelaku coba merebut senjata petugas yang sedang berada di sampingnya dan berusaha melukai petugas. Sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dengan melakukan penembakan terhadap tersangka HS, AC dan MB.

“Kelompok ini telah melakukan aksinya selama 2 tahun, per hari kelompok ini bahkan bisa mencuri 4 sepeda motor,” pungkas Argo. (Min)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here