BERITABUANA.CO, JAKARTA- Direktorat Kenavigasian Kementerian Perhubungan menggelar International Workshop on The Designation of Traffic Separation Scheme (TSS) and Its Associated Routeing Measures in Sunda and Lombok Straits.

Hal itu disampaikan Direktur Kenavigasian, Basar Antonius mewakili Dirjen Perhubungan Laut saat membuka Workshop TSS, di Hotel Aryaduta Jakarta, Selasa (30/4/2019)

“Proposal Indonesia untuk menetapkan TSS di Selat Sunda dan Selat Lombok  bertujuan untuk meningkatkan Keselamatan Pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim di kedua Selat tersebut,” kata Direktur Kenavigasian, Basar Antonius.

Untuk itu, lanjut Basar, guna memperbarui informasi tentang proposal Indonesia ke International Maritime Organization (IMO) untuk menetapkan pemisahan alur laut atau TSS di Selat Sunda dan Selat Lombok, serta untuk meningkatkan kesadaran para pengguna jalur pelayaran dan para pemangku kepentingan di TSS tersebut.

“Seperti kita ketahui, kedua Selat tersebut termasuk ke dalam selat yang sibuk lalu lintas kapalnya, baik yang transit maupun menyeberang yang tentunya otomatis meningkatkan risiko keselamatan pelayaran, dan untuk itulah kita menetapkan TSS di kedua Selat tersebut,” jelas Basar.

Menurutnya, penetapan TSS di Selat Sunda dan Selat Lombok ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pelayaran dengan cara mengurangi jumlah situasi dimana dua kapal bertemu langsung melalui pemisahan arus lalu lintas kapal yang berlawanan di daerah tersebut. Selain itu, TSS diharapkan dapat mengurang, dan bahkan menghilangkan risiko tabrakan antar kapal dengan cara merekomendasikan Precautionary Area (Area Pencegahan).

“Kita juga berharap TSS ini dapat berkontribusi pada keselamatan dan efisiensi navigasi serta perlindungan lingkungan laut di Selat Sunda dan Lombok,” tambah Basar, seraya menyebutkan Selat Sunda maupun Selat Lombok terkenal dengan kekayaan dan keanekaragaman biota laut.

Untuk diketahui, bahwa Proposal Penetapan TSS di Selat Sunda dan Selat Lombok ini telah didiskusikan dan disetujui pada Pertemuan The 6th IMO Sub Committee on Navigation, Communications and Search and Rescue (NCSR) yang diselenggarakan di London pada Januari 2019, dan proposal ini akan diadopsi pada Pertemuan IMO Maritime Safety Committee (MSC) ke-101 yang akan diselenggarakan pada Juni 2019. (yus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here