BERITABUANA.CO, JAKARTA – Rotary Indonesia D3410 dan D3420 mengadakan kegiatan District Conference yang dilaksanakan selama dua hari, 26-27 April 2019, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Kegiatan tahunan ini dihadiri oleh anggota Rotary Club dari berbagai daerah di Indonesia.

“Rotary District Conference atau Muktamar Rotary, merupakan sebuah acara tahunan dimana kami dapat berkesempatan untuk memaparkan pencapaian masing-masing rotary club di masing-masing daerah, membahas dan mendesain arahan baru dari Rotary International agar bagaimana dapat dijalankan dengan baik secara bersama oleh kita semua,” kata Ketua Panitia District Conference, Chandra Motik, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jumat (26/4/2019).

Pakar hukum maritime ini menambahkan, sebagai wadah silahturahmi antara anggota Rotary se-Indonesia, District Conference juga merupakan kegiatan dimana setiap anggota Rotary Club dapat saling bertukar pikiran dan ilmu sambil merencanakan proyek kemanusiaan yang dapat memperbaiki standar hidup serta memberikan perubahan yang positif dan permanen di komunitas dan lingkungan yang membutuhkan.

“Saya merasa terhormat mewakili President Rotary International Barry Rassin dan Lady Esther di Muktamar gabungan antara Distrik 3410-Indonesia Barat dan Distrik 3420-Indonesia Timur, di Jakarta ini, dengan tema Be The Inspiration,” ujar Past District Governor, Eva Kurniaty, yang merupakan representative dari Rotary International.

District Governor D3410,Yusuf Djemat mengatakan, Rotary telah menyalurkan ratusan proyek-proyek besar maupun kecil yang bernilai jutaan dolar untuk bantuan kemanusiaan. “Rotary membantu masyarakat kurang mampu untuk meningkatkan taraf hidup dalam ekonomi, kesehatan, pendidikan dan kemanusiaan. Dengan enam fokus dalam perdamaian dunia yang menjadi tujuan utama. Perdamaian dunia tidak akan terwujud kalau masyarakat masih miskin sehingga taraf hidup masyarakat yang kurang beruntung harus ditingkatkan,”kata Yusuf.

Eva Kurniaty yang juga ketua The Rotary Foundation Distrik 3410 mengatakan, salah satu program besar yang berhasil dilaksanakan adalah proyek membangun kanal dan menciptakan 8,000 hektar sawah untuk penduduk miskin di Kampung Laut, Cilacap.
Proyek ini merupakan hasil kerja keras bersama antara Rotary Club Cilacap, Jakarta Menteng, Jakarta Sunter, serta Jakarta Gambir dan didukung oleh partner internasional dari Korea Selatan, Malaysia, Filipina, dan Taiwan.

Saat ini jumlah anggota Rotary se-Indonesia telah mencapai 2.600 orang, ditambah sekitar 500 orang Rotaract se-Indonesia – anggota muda yang berusia antara 18 tahun hingga 30 tahun, serta 500 anggota Interact se-Indonesia yang merupakan siswa-siswi usia 11 tahun hingga 18 tahun, juga Rotary Community Corps, relawan Rotary dan Rotary Family yang total jumlahnya mencapai 1.800 orang.
Pada 2017, setelah sukses mencetak sawah di Dusun Pelindukan, Desa Ujunggagak, Kecamatan Kampung Laut seluas 250 hektar, Rotary Club (RC) Cilacap mencetak sawah baru lagi di desa tersebut.

Yakni, sawah baru di Dusun Cibeurem, Desa Ujunggagak, Kecamatan Kampung Laut, melalui Proyek Global Grant 1638489 Continuation of Land Reclanation Toward Food Security. Agar bisa mencetak sawah di Dusun Cibeurem, RC Cilacap akan membangun lima unit saluran air.
Menurut Eva, Rotary Club Cilacap telah berhasil mencetak sawah di Dusun Pelindukan, Desa Ujunggagak. Sekarang rawa di Dusun Pelindukan sudah menjadi sawah. Petani setempat bisa panen dua kali setahun. Pada saat panen perdana, per hektar menghasilkan 5,6 ton.

“Proyek Global Grant 1638489 Continuation of Land Reclanation Toward Food Security di Dusun Ciberem, Desa Ujunggagak, Kecamatan Kampung Laut dibiayai oleh Rotary dengan dana 120.094 dolar USA atau sekitar Rp 1,5 miliar,” kata Eva. Penyandang dana tersebut adalah Rotary District 3640 Korea, District 3700 Korea, District 3410 Indonesia (RC Jakarta Sunter Centennial dan RC Jakarta Gambir), RC Seoul Karam Korea, RC Bukit Bintang Malaysia, dan RC Jakarta Menteng. (efp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here