BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kapolda Metro Jaya pada kegiatan Jumat keliling membagi sebuah mobil ambulance di Masjid Al Muhajirin Komplek Unilever RT. 06/09 Kel. Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat.

Operasional mobil ambulance yang dibagi oleh Kapolda dapat digunakan secara gratis untuk warga. Ambulance ini akan membantu mengantar warga ke rumah sakit terdekat bila ada yang sakit, serta ikut membantu pelayanan sosial.

“Ini kegiatan rutin saya pada Jumat keliling. Pada hari ini, saya membagi satu mobil ambulance yang kebetulan dekat dengan rumah saya. Sebelumnya, saya juga membagi mobil ambulance sekitar mesjid daerah Mercu Buana, Meruya Selatan, Kembangan, Jakbar,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono di lokasi, Jumat (26/4/2019).

Pada pagi harinya, Kapolda ikut melaksanakan Apel Konsolidasi TNI/Polri. Tujuannya untuk melihat kesiapan dari personel yang melakukan pengamanan baik personel dan perlengkapannya.

“Kenapa kita cek, karena sekarangkan kita masih melaksanakan kegiatan tahapan pengamanan penghitungan suara. Nanti setelah 22 Mei 2019, masih ada kegiatan pengumuman siapa pemenangnya secara resmi oleh KPU,” tambah Kapolda.

Jadi kami siapkan langkah-langkah pengamanannya, disiapkan antisipasi dari potensi kerawanan pasca pencoblosan.

“Apakah dari tingkat paling rawam, sampai tingkat paling tinggi spektrum ancamannya. Deteksi dini, sejauh ini masih kondusif,” jelas Kapolda

Kami terus lakukam deteksi dini, terus lakukan kegiatan-kegiatan yang dapat menciptakan suasana yg kondusif.

Kita mengimbau kepada seluruh warga masyarakat pada saat sebelum kegiatan, kontestasi pemilu masyarakat tentu ada berbeda pilihan, itu wajar dalam negara demokrasi. Sekarang sudah selesai, hilangkan perbedaan itu kita bersatu kembali.

Kalau nanti ada temuan-temuan berupa kekurangan dalam pemilu, ikutilah mekanisme komplainnya. Kita punya Bawslu, DKPP dan MK lakukan sesuai aturan.

“Jangan lakukan kegiatan-kegiatan diluar inkonstitusional. Itu akan ditindak dan dilarang Undang-undang,” tegasnya.

Kami menyiapkan 6000 personel pengamanan Polda Metro Jaya yang di back up dari personel Mabes Polri dan TNI. Dalam rangka pengamanan Jakarta pasca pemilu 2019. (Min)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here