BERITABUANA, BOLOGNA – Pebalap Tim Mission Winnow Ducati asal Italia, Andrea Dovizioso, menjadi penantang terberat pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez, dalam dua musim terakhir. Namun, dalam persaingan ini, Dovizioso belum mampu memenangkannya. Dia harus terus puas hanya keluar sebagai runner-up di ajang MotoGP dalam dua musim terakhir.

Padahal, Dovizioso mengetahui betul penyebab dari hasil yang kurang memuaskan ini. Menurutnya, Ducati selalu gagal mengalahkan Marquez karena persiapan yang dilakukan Honda jauh lebih matang. Mereka selalu siap menghadapi segala situasi yang akhirnya membuat Marquez berhasil tampil gemilang. Bahkan, segala masalah yang dialami Marquez pada kendaraannya bisa dengan mudah diatasi.

Dovizioso berharap kondisi ini dapat dilakukan di Ducati. The Little Dragon ingin bisa merasakan gelar juara di balap motor kasta tertinggi tersebut. Untuk bisa mencapainya, mereka pun perlu menyingkirkan Marquez.

“Dalam dua tahun terakhir, kami tidak bisa mengalahkan Marquez karena dia bertindak lebih baik daripada kami dalam menangani kerusakan. Dia naik podium, kami tidak bisa melakukannya,” ujar Dovizioso, Rabu (24/2/2019).

“Namun, memang benar, ada pebalap yang lebih kompetitif saat ini ketimbang di masa lalu. Kondisinya menjadi lebih sulit untuk berada di Q2 daripada naik podium. Ada lebih banyak motor kuat di lapangan, namun kami juga baik-baik saja,” tukas rekan setim Danilo Petrucci tersebut. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here