BERITABUANA.CO, JAKARTA — Untuk mendukung kebijakan pemerintah mengembangkan industri kendaraan elektrifikasi di Indonesia melalui program low carbon emission vehicle (LCEV), PT Toyota-Astra Motor (TAM) meluncurkan Toyota C-HR Hybrid, sebagai kendaraan Toyota Sport Utility Vehicle (SUV) elektrifikasi pertama yang dipasarkan secara nasional, pada Senin kemarin (22/4).

Program LCEV yang tengah disiapkan pemerintah diharapkan mampu mendorong pengembangan kendaraan ramah lingkungan atau kendaraan elektrifikasi di Indonesia, baik yang berbasis teknologi hybrid electric vehicle (HEV), plug-in electric vehicle (PHEV) battery electric vehicle (BEV) maupun fuel cell electric vehicle (FCEV).

Seperti diketahui, saat ini pemerintah tengah menggodok berbagai aturan untuk mengimplementasikan program LCEV. Diantaranya pemerintah akan memberlakukan pajak carbon (carbon tax) melalui mekanisme insentif dan dis-insentif tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPNBM) berdasarkan emisi CO2 kendaraan. Semakin rendah emisi CO2, tariff PPNBM yang dikenakan juga semakin rendah.

Kehadirannya Toyota C-HR Hybrid, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi. Toyota C-HR Hybrid, merupakan mobil yang mengabungkan mesin bahan bakar minyak dan motor listrik bertenaga baterai. Kedua mesin ini  saling berpadu dalam menggerakkan mobil.

Disaat mobil bergerak lambat, maka mobil akan di gerakkan dengan motor listrik tenaga baterai dan mesin bensin akan di matikan. Jika mobil berjalan lebih cepat, mesin bensin yang akan menggerakkan mobil sambil melakukan pengesian ulang baterai.

Untuk mesin yang digunakan pada Toyota C-HR Hybrid bernama Hybrid Synergy Drive, teknologi hibrida generasi kedua Toyota. Perkembangannya, sudah sangat signifikan dibanding saat pertama dipakai oleh Prius 20 tahun lalu (1997).

Yang membedakan dengan generasi sebelumnga adalah aplikasi sistem atkinson cycle pada mesin, memberikan pembakaran yang optimal dan efisiensi tingkat tinggi. Keuntungannya, bahan bakar relatif lebih hemat, efisiensi thermal mesin maksimal dan emisi gas buang lebih ramah lingkungan. Untuk diketahui, siklus atkinson merupakan skema langkah pembakaran yang berbeda dengan otto cycle di mobil kebanyakan.

Siklus ini lebih andal menghemat bahan bakar, namun menghasilkan output yang lebih rendah. Karenanya, motor elektrik diimbuhkan untuk meningkatkan tenaga. Padanannya, mesin 1.800 cc. Sedangkan penyimpanan listrik mengandalkan baterai nickel metal hydride (NiMH). Konon, dengan sistem ini, penghematan bahan bakarnya mencapai 24-29 kpl.

“Dipadu keandalan teknologi Hybrid Synergy Drive yang sudah teruji, C-HR Hybrid siap menghadapi berbagai tantangan mobilitas masa depan, nyaman dikendarai, memiliki fitur keselamatan yang lengkap, serta rendah emisi CO2.

Sebelum C-HR Hybrid dipasarkan di tanah air Toyota sudah lebih dulu memasarkan Alphard Hybrid dan Camry Hybrid, .(Lsw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here