BERITABUANA.CO, JAKARTA–Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali memberi Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2019 dengan tujuan untuk memotivasi perusahaan, pemerintah daerah, dan pekerja dalam mengimplementasikan K3. Dalam Penghargaan K3 Tahun 2019 untuk kecelakaan nihil (zero accident) diberikan kepada 1.052 perusahaan.

Penghargaan SMK3 diberikan kepada 1.466 perusahaan. Penghargaan program pencegahan HIV – AIDS di tempat kerja di berikan kepada 172 perusahaan, dan penghargaan pembina K3 terbaik untuk 17 gubernur. “Kami minta agar dunia usaha tak menjadikan masalah K3 sebagai beban bagi perusahaannya,” kata Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri di Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Justru, lanjutnya, K3 justru merupakan investasi sangat baik agar produktivitas perusahaan bisa terus dijaga dan ditingkatkan serta penerapan K3 di tempat-tempat kerja bisa semakin dioptimalkan. Pasalnya, K3 dilakukan untuk mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta menjamin tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja mendapat perlindungan atas keselamatannya.

Sebelumnya Hanif Dhakiri memberikan Penghargaan K3 Tahun 2019 yang dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekjen Khairul Anwar, Dirjen Binwasnaker dan K3 Sugeng Priyanto dan lainnya. Hanif mengungkapkan, dunia industri tengah memasuki era revolusi industri 4.0. dimana ada sejumlah jenis pekerjaan lama yang hilang dan muncul seiring pendekatan digital.

“Dengan munculnya jenis pekerjaan baru maka akan timbullah potensi-potensi bahaya baru yang perlu strategi pengendalian agar tidak terjadi kecelakaan dan penyakit akibat kerja,” tuturnya. Untuk itu Hanif mengingatkan kembali bahwa K3 dilakukan untuk mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta menjamin setiap tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja mendapat perlindungan atas keselamatannya.

Sementara jumlah perusahaan yang mendapatkan penghargaan kecelakaan nihil tahun 2018 sebanyak 952 perusahaan dan untuk tahun 2019 sebanyak 1.052 perusahaan, mengalami peningkatan sebesar 9,5%.Perusahaan yang telah menerapkan SMK3 yang dibuktikan dengan hasil audit eksternal dan mempunyai sertifikat SMK3 tahun 2019 sebanyak 1466 perusahaan yang mendapatkan sertifikat SMK3.

Kesadaran perusahaan dalam menjalankan Programpencegahan dan penanggulangan HIV – AIDS (P2HIV – AIDS) ini juga mengalami peningkatan, pada tahun 2018 sebanyak 123perusahaan, dan tahun 2019 sebanyak 172 perusahaan sehingga mengalami peningkatan sebesar 28,5%. Dalam Penghargaan K3 Tahun 2019 kali ini, penghargaan kecelakaan nihil (zero accident) diberikan kepada 1.052 perusahaan.

Penghargaan SMK3 diberikan kepada 1.466 perusahaan. Penghargaan program pencegahan HIV – AIDS di tempat kerja di berikan kepada 172 perusahaan, dan penghargaan pembina K3 terbaik untuk 17 Gubernur yakni Gubernur Jawa Timur, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Banten, Sumatera Utara,Riau, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Nangroe Aceh Darussalam, Bali, Lampung, Sulawesi Utara dan  Sulawesi Tenggara. (Ful)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here