BERITABUANA, AALST – Pebalap Tim Repsol Honda asal Spanyol, Jorge Lorenzo, masih belum menemukan performa terbaiknya saat mengendarai motor RC213V. Dari tiga seri balapan yang sudah dilakoni di MotoGP 2019, X-Fuera selalu gagal bersaing di jajaran terdepan. Bahkan, saat di MotoGP Amerika Serikat 2019, Lorenzo harus mengakhiri balapan lebih cepat lantaran ada masalah yang terjadi dengan kuda besi miliknya.

Itu karena dia kecewa lantaran kembali gagal meraih hasil maksimal saat balapan berlangsung, namun nyatanya Lorenzo menilai dari seri Amerika tersebut pun ia juga mendapatkan sedikit hal positif. Yakni mulai punya perasaan yang baik saat mengendarai RC213V. Lorenzo mulai menemukan ritme yang tepat saat berada di atas motor pabrikan Jepang tersebut.

“Itu adalah akhir pekan yang sulit. Saya tidak mendapatkan awalan yang terbaik, namun saya mampu mengatasi permasalahan tersebut. Kami memang punya masalah dan saya pun terpaksa harus berhenti dari balapan lebih cepat,” cerita Lorenzo, Sabtu (20/4/2019).

“Hal yang positif dalam balapan itu adalah saya mulai menemukan perasaan yang baik (saat mengendarai RC213V). Sekarang ini kami hanya perlu memfokuskan diri untuk menghadapi Sirkuit Jerez (MotoGP Spanyol 2019) di mana di sana kami berharap bisa menjadi lebih kuat,” lanjut rekan setim dan senegara Marc Marquez itu.

Sampai saat ini permasalahan motor Lorenzo yang terjadi di MotoGP S 2019 masih diusut oleh pihak Honda. Mereka masih belum mengetahui apa penyebabnya yang membuat Lorenzo harus menyudahi balapan di Circuit of the Americas (COTA) lebih cepat. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here