BERITABUANA.CO, JAKARTA – Perolehan suara di Pemilu 2019 disebut menjadi kado manis untuk milad atau ulang tahun yang ke-21 Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPP PKS Wilda Kalimantan, Aboebakar Alhabsyi dalam keterangan resmi, Jakarta, Sabtu (20/4/2019), saat menanggapi perolehan suara sementara bagi PKS di Pemilu Serentak 2019.

“Hari ini tepat usia ke-21 tahun PKS, kami sangat bersyukur diberikan karunia oleh Allah SWT berupa raihan suara yang cukup fantastis,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Habib itu mengatakan, empat bulan yang lalu banyak lembaga survei yang memprediksi bahwa PKS tidak akan lolos Parliamentary Threshold/PT atau Ambang Batas Parlemen sebesar 4 persen.

“Kami banyak di-bully dan dikatakan tidak punya masa depan, mereka menyampaikan kami harus membuat partai baru agar bisa ikut pemilu lagi. Namun saat ini Allah mentakdirkan berbeda, PKS disebut sebagai pendulang Coat Tail Effect paling tinggi pada Pemilu (2019), perolehan PKS disebut pada kisaran angka 9 persen,” katanya.

Untuk itu, menurut Wakil Ketua F-PPS DPR RI itu, berkah yang diberikan oleh Allah SWT menjelang milad ke-21 PKS tersebut disambut dengan semangat oleh seluruh kader.

“Mulai hari ini kami fokus pada pengawalan rekapitulasi suara di PPK. Berkah milad ini, tentunya juga amanah yang harus kami kawal hingga pleno di KPU nanti. Karenanya setiap kader sedang berjuang mengamankan suara PKS pada tiap tahap perhitungan,” ujarnya.

Seperti diketahui, berdasarkan hitung cepat dari sejumlah lembaga survei, PKS menjadi salah satu partai dari 9 partai yang diprediksi akan lolos ke Parlemen atau DPR RI di Senayan, Jakarta. Indo Barometer menyampaikan, PKS mendapatkan suara sebesar 9,94 persen.

Sedangkan Litbang Kompas menyatakan, PKS mendapatkan suara sebesar 8,67 persen. Kemudian menurut LSI Denny JA, PKS mendapatkan suara sebesar 8,04 persen. (Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here