BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ketua Relawan Jokowi, JoDo Gw2019, Benget Simbolon memperkirakan perolehan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Jokowi – Ma’ruf Amin masih bisa mencapai 60 persen. Sayangnya itu tidak tercapai karena Tim Kampanye Nasional (TKN) kurang memaksimalkan peran para relawan menjelang hari pencoblosan.

“Kami yakin suara Pak Jokowi dan Pak Maruf bisa mencapai 60 persen, bukan dikisaran 54 atau 55 persen seperti hasil quick count saat ini,” kata Benget kepada wartawan di Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Dia menyayangkan sikap TKN kepada para relawan Jokowi – Ma’ruf Amin yang tidak berkolaborasi dengan baik. Misalnya dalam pendataan pemilih tambahan atau pemilih pindah TPS, TKN seharusnya bisa mengarahkan semua relawan terjun ke lapangan menggarap pemilih pindah TPS tersebut.

Benget dan timnya kata dia memperkirakan jumlah pemilih tambahan ini sangat banyak, dan pada saat pencoblosan hari Rabu kemarin itu mereka gagal memilih karena tidak mendapatkan formulir model A5.

“TKN bisa saja memerintahkan kita turun ke bawah menggarap pemilih tambahan atau pemilih pindah TPS, tetapi hal itu tidak ada sama sekali,” katanya lagi.

Jumlah pemilih pindah TPS, kata dia lagi sangat potensial mendongkrak perolehan suara Jokowi – Ma’ruf Amin.

“Tidak ada arahan kepada relawan,. mestinya masalah pemilih tambahan yang ingin mendapat formulir model A5 bisa diserahkan ke relawan,” ucap Benget Simbolon.

Menurut data yang ada kata Benget, ada sekitar 2.000 relawan terdaftar di TKN. Dari jumlah itu, disebutkan sekitar 45 persen merupakan relawan tumpangan calon legislatif (caleg) dan selebihnya atau 15 persen adalah relawan murni. Celakanya, lanjut dia, justru relawan murni ini “digunting”, pada hal mereka murni sebagai relawan.

Menjawab pertanyaan, perolehan suara Jokowi – Ma’ruf Amin yang mencapai 55 persen ini karena prestasi atau keberhasilan Jokowi sebagai presiden dalam melaksanakan pembangunan. Kemudian, adanya pernyataan dari cawapres Ma’ruf Amin pada saat debat cawapres yang menyebutkan arus baru ekonomi Indonesia. Pernyataan ini diyakini berhasil mikat dan menarik calon pemilih sehingga mendukungnya.

Dan ketiga, ucapan capres Prabowo Subianto pada saat acara debat terakhir yang menyinggung soal TNI. Menurut Benget, ucapan Prabowo saat itu membuat swing voters justru memantapkan dukungan ke Jokowi – Ma’ruf Amin. (Ndus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here