BERITABUANA.CO, JAKARTA – Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01  Jokowi – Ma’ruf Amin ungggul di TPS 62 RT.010/RW.04 Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan. Di TPS persis di depan kediaman Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri itu perhitungan suara yang dilakukan oleh petugas KPPS itu berlangsung seru hingga berakhir pukul  15.00 WIB.

Pantauan beritabuana.co di lapangan, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin meraup 129 suara, sementara pasangan capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno meraup 118 suara, atau hanya beda 11 suara.

Pengumumuan perrhitungan suara disampaikan Ketua KPPS, Murniati. Perhitungan suara di TPS ini disambut sorak pendukung 01 setelah diketahui Jokowi Ma’ruf unggul.

UNJUK JARI: Megawati dan putrinya Puan Maharani usai melakukan pencoblosan. (Dok. Ansim)

Sebelumnya, Megawati dan anaknya Puan Maharani  bersama anggota keluarga yang lain melakukan pencoblosan di TPS 62 ini.

Sejumlah elit politik PDI P nampak hadir dirumah Megawati, antara lain Hasto Kristiyanto, Tjahyo Kumolo, Yasona Laoly, Arif Budimanta dan Herman Heri.

Presiden dan Wapres Rakyat Indonesia

 BERSAMA: Megawati bersama sejumlah kader PDIP menunjukan jari ungunya, usai mencoblos. (Dok. Ansim)

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, pemilihan umum adalah sebuah alat mencari pemimpin. Karena itu, siapa pun yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden adalah presiden wakil presiden dari seluruh rakyat Indonesia, bukan presiden dan wakil presiden dari partai tertentu.

“Ibu Mega, ketua umum PDI Perjuangan selalu mengingatkan kami, bahwa pemilu adalah alat mencari pemimpin,” kata Hasto yang juga Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin itu.

Hasto mengatakan hal itu setelah  dimulainya perhitungan cepat atau  quiq count dan exit pool beberapa lembaga survey di tv swasta. Untuk itu katanya lagi, PDI Perjuangan selalu mengedepankan semangat persaudaraan.

Meski demikian, pihaknya kata Hasto tetap menunggu hasil perhitungan suara yang dilalukan oleh KPU. Sebab perhitungan suara hanya dijadikan sebagai acuan tetapi diperkirakan, Jokowi-Ma’rug Amin pada pilpres ini bisa menang dengan meraih antara 57 dan 58 persen, mengungguli pasangan Prabowo Sandi. (Ndus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here