BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ketua Umum Swing Voters Indonesia, Adhie M. Massardi meminta kepada masyarakat yang sudah menetapkan dirinya untuk golput (tidak memilih) dalam Pileg, khususnya Pilpres, untuk mengurungkan niatnya. Sebab, pileg dan pilpres ini adalah menentukan nasib bangsa dan negara di masa depan.

“Saya meminta ini karena hasil penelitian swing voters, ada sekitar 30 persen yang golput. Jumlah ini sangat banyak,” kata Adhie dalam acara diskusi di Tebet yang dipandu oleh wartawan senior Arief Gunawan, Selasa (16/4/2019).

Dari itu, Adhie meminta untuk tetap menunaikan haknya melakukan pencoblosan, pada Rabu (17/4/2019) besok. “Silahkan memilih siapa yang dianggapnya pas. Jika menganggap pemerintah sudah baik. Silahkan pilih 01. Tapi jika sebaliknya, ya pilih 02,” katanya.

Adhie pun memaparkan, sebenarnya mudah saja menentukan sikap untuk memilih. Jika memang yakin calon pimpinan itu dianggap ingkar janji, jangan dipilih. Mencoba yang baru.

Masalahnya sekarang, kata Adhie, incumbentnya tidak mau diganti. Segala cara apa pun dilakukan menyebabkan rakyat tidak suka dan tak mau memilih.

“Kembali saya sarankan. Ambil hak untuk memilih. Jangan sampai terjadi menang tipis dalam pilpres. Kalo sampai seperti itu, sangat rawan. Bisa terjadi gugatan. Urusannya panjang sampai persidangan. Dan sangat kemungkinan kekuasaan bisa diambil lagi. Jadi harus menang mutlak,” kata Adhie.

Sisi lain, Adhie menjelaskan, bahwa pada tahun 2014, pilpres tak ada incumbent. Swing voters melakukan evaluasi program para kandidat. Tak ada masalah untuk swing voters.

Tahun 2019, ini, swing voters pun melakukan hal yang sama. Hasilnya sangat berbeda. Swing voters menganggap incumbent tidak baik dalam hal perekonomian dan penegakan hukum.

Sebaliknya, pihak lawan Prabowo – Sandi, menawarkan sangat banyak harapan. Misalnya, memajukan begawan ekonomi Rizal Ramli yang semua orang tahu mampu mensejahterakan rakyat dari himpitan ekonomi, dan Otto Hasibuan, ahli hukum yang juga seluruh rakyat Indonesia tahu kemanpuannya dalam menegakan hukum dan berkeadilan

“Tidak seperti sekarang ini. Hukum ditegakan tapi tidak adil. Banyak yang ditangkap-tangkapi hanya menyuarakan hakbdemokrasinya. Dan ekonomi yang hanya pintar impor. Jadi gunakan lah hak pilih agar kemenangan itu tidak tipis,” pinta ketua umum swing voters yang juga mantan Jubir Presiden Gus Dur. (Kds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here