BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kata -kata semua pernyataan yang pernah diucapkan Presiden ke-3 Gus Dur, akhirnya benar, bukan menjadi rahasia umum lagi. Karena memang begitu kenyataannya. Kini tinggal melihat satu pernyataannya lagi yang masih belum terkuak, yakni pernyataan yang mengatakan bahwa Prabowo Subianto adalah sosok yang paling ikhlas kepada rakyat Indonesia.

Berikut adalah pembedahan kalimat Gus Dur yang sudah lama terkubur itu oleh mantan juru bicara Gus Dur, Adhie M. Massardi terkait kalimat yang diucapkan Gus Dur bahwa “Prabowo Subianto adalah sosok yang paling ikhlas kepada rakyat Indonesia”.

Menurut Adhie, bahwa apa yang dinilai almarhum Gus Dur tentang sosok Prabowo itu tidak terlepas dari karakter seseorang, baik dalam konteks sosial maupun keagamaan.

Gus Dur, sebagai tokoh dan presiden tidak sembarang ngomong seperti itu. Almarhum Presiden Gus Dur sangat paham betul sosok keikhlasan Prabowo Subianto.

Menurut Adhie, makna pemimpin yang ikhlas yang dimaksud Gus Dur adalah pemimpin yang bisa menyatukan kata dan perbuatan. “Hanya pemimpin ikhlas yang akan menyelamatkan bangsa ini,” imbuh Adhie.

Kenapa Gus Dur menyebut pemimpin ikhlas, kata Adhie, tentu ada alasannya. “Ingat tahun 1998, pasca reformasi. Di mana Orba digulingkan. Prabowo itu disimbolkan Orba. Kesalahan dilimpahkan semua kepada beliau. Semua diarahkan kepadanya,” jelasnya.

Padahal, lanjut Adhie, Prabowo sendiri tidak tahu apa-apa tentang yang ditiduhkan kepadanya. Akhirnya dia ikhlas menanggung dosa-dosa Orba.

“Dia (Prabowo), diam. Padahal jika Prabowo mau melawan, dia bisa. Karena dia punya panglima dan atasan-atasan lainnya di ABRI (sekarang TNI),” katanya.

Tapi, masih menurut Adhie, Prabowo diam seribu basa. Tidak mau. Dia ikhlas menanggung semua akibatnya. Terlebih lagi, setelah beryemu Gus Dur, yang meminta kepadanya (Prabowo), untuk menerima dengan ikhlas.

“Itulah, makanya Gus Dur menyebutnya sebagai sosok yang paling ikhlas, asal rakyat aman. Itulah makna yang disampaikan oleh gus dur,” tegas Adhie.

Prabowo ikhlas dan menampung semua kesalahan orang lain. “Ini bukan saya saja yang tahu. Teman Prabowo, yang teman saya bercerita seperti ini,” terangnya.

Adhie mengaku, ia bicara seperti itu karena yakin, Prabowo lah sosok yang dapat membuat indonesia maju. Maka, seluruh keluarga TNI, Kepolisian dan Golkar, serta anak bangsa berterima kasihlah kepada Prabowo.

Selain itu, beber Adhie, dalam konteks kenegaraan, pemimpin yang ikhlas bisa mengambil kebijakan-kebijakan hanya untuk kepentingan rakyat tanpa intervensi dari pihak lain. Walaupun kebijakan tersebut berdampak negatif terhadap dirinya sendiri sebagai pimpinan.

Untuk itu, kata Adhie, sosok pemimpin bangsa seperti yang dilontarkan Gus Dur memang memerlukan orang yang ikhlas, karena kedepannya tantangan yang dihadapi yakni mengambil keputusan demi kemakmuran dan kemaslahatan rakyat Indonesia.

“Itulah sebabnya, saya berharap pemimpin kedepannya, harus ikhlas dalam mengambil kebijakan, seperti apa yang dikatakan Gus Dur terhadap pak Prabowo,” tutup Adhie. (Kds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here