Polres Tangerang Kota Ditagih Penanganan Kasus Pengeroyokan

BERITABUANA.CO, TANGERANG – Polres Tangerang Kota ditagih dalam penanganan kasus pengeroyokan yang sudah dilaporkan, dengan laporan polisi LP/B/1006/XII/PMJ/Restro Tng Penagihan penangan kasus ini dilakukan korban karena sampai saat ini belum ada kabar tindak lanjut penanganannya.

Pelapor yang juga korban, Hamidin (47), warga Pondok Maharta, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan mengungkapkan, kasusnya ini berawal dari perihal utang R dan M kepada dirinya.

“Awalnya hutang Rp 2-3 juta itu lancar bayarnya. Lalu hutang lagi Rp 50 juta, kemudian jadi sering pinjam. Sampai dia pinjam mau beli sapi untuk kurban,” ujarnya, Sabtu (13/4/2019).

Menurut Hamidin, karena percaya dengan keduanya, ia pun berhutang kepada temannya penjual sapi. Namun hingga lewat Idul Adha 2018, dua ekor sapi yang dikurbankan pelaku tidak kunjung dibayar. “Akhirnya mobil Nissan X-Trail saya diambil tukang (penjual) sapi,” tuturnya.

Hamidin mengatakan, total hutang bapak dan anak tersebut mencapai Rp 400 jutaan. Sampai akhirnya pada 2 Desember 2018, ia menagih langsung ke rumah mereka, di Jalan Raden Patah, RT 01/10, Parung Serab, Ciledug.

Tapi di sana mereka pura-pura tak kenal dan tak mau bayar. “Saya sempat kesal dan memukul meja, disitulah saya dikeroyok. Baju sobek dan ada luka lebam,” ungkapnya.

Akhirnya Hamidin pun mengadukan kejadian pengeroyokan tersebut ke Mapolres Metro Tangerang Kota. “Tapi ya sampai sekarang pun tidak jelas kelanjutan kasusnya. Terlapor tidak dijadikan tersangka,” tandasnya. (Badar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *