BERITABUANA.CO, JAKARTA – Pesatnya perkembangan teknologi yang terjadi saat ini membuat generasi muda Indonesia menjadi asing dan seolah tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya. Interaksi sosial yang sebelumnya terjadi secara tatap muka, kini telah berubah ke arah digital,demikian diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H. pada saat memberikan pembekalan di acara Ceramah Kebangsaan dan Nasionalisme Bagi Generasi Muda Lembaga Administrasi Negara (LAN), di kantor LAN, Jakarta, Rabu (10/4/2019) petang.

“Ini penyebabnya (sambil memegang smartphone). Ini tentunya membuat lingkungan sekitar yang sebelumnya dekat menjadi jauh, sementara yang jauh menjadi dekat karena adanya kemajuan teknologi itu. Interaksi sosial dengan lingkungan sekitar sudah berkurang jauh. Sudah berubah semua sekarang ini,” ujar Komjen Pol Suhardi Alius.

Untuk itulah, tambah Suhardi, “diperlukan pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan dan rasa nasionalisme kepada anda-anda semua, agar adik-adik ini tidak melupakan identitas bangsa dan sejarah bangsa kita ini, supaya nasionalisme kita tidak tergerus dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat.”

Sejalan dengan hal tersebut, Sekretaris Utama LAN RI, Sri Hadiati WK., S.H., MBA., berharap paparan yang telah diberikan Kepala BNPT kepada jajarannya di LAN tersebut dapat mengisi kekosongan pengetahuan tentang nilai-nilai nasionalisme dan nilai-nilai kebangsaan yang tidak didapatkan di bangku sekolah

“Anak-anak muda butuh pencerahan tentang nasionalisme dan nilai-nilai kebangsaan, karena sekarang pelajaran itu disekolah tidak ada, sedangkan mereka masih di umur-umur yang masih labil dan sangat mudah dipengaruhi. Jadi kami ingin memberikan nilai-nilai itu (nasionalisme dan kebangsaan) sebagai dasar fondasi untuk bekerja di Lembaga Administrasi Nasional,” ujar Sri Hadiati.(Lsw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here