BERITABUANA.CO, JAKARTA – Enam orang tersangka kasus dugaan pengaturan skor sepak bola Indonesia akan segera menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Banjarnegara. Hari ini, tim Satgas Mafia Bola mengirim para tersangka bersama dua buah kotak berisikan barang bukti atas kasus itu.

“Untuk hari ini kita melimpahkan tahap kedua. Karena ini kita limpahkan ke Jateng, ke kejaksaan negeri Banjarnegara, nah kita lakukan hari ini. Kebetulan juga kita komunikasikan dengan Kejaksaan Agung dengan Kejaksaan Negeri Banjarnegara hari ini untuk tahap keduanya, pengiriman tersangka dan barang buktinya,” kata Ketua Tim Media, Satgas Antimafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/4/2019).

LESU: Inilah keenam tersangka mafia bola yang diserahkan ke Kejari Banjarnegara. (Dok. CS)

Sebelum diserahkan, tim lebih dulu mengecek kesehatan para tersangka. Usai itu, anggota yang bersenjata lengkap mengawal para tersangka hingga tempat tujuan.

“Untuk kasus tersangka yang lain, pak Joko Driyono, nanti dari penyidik akan menyerahkan ke Kejaksaan Agung, kalau tidak besok atau lusa,” kata Argo.

Untuk diketahui, keenam pelaku yang akan diserahkan berikut barang buktinya adalah anggota Exco PSSI dan Ketua Asprov Jawa Tengah Tjan Ling Eng alias Johar, mantan anggota komite wasit Priyanto dan anaknya, Anik Yuni Artika Sari, anggota Komisi disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih. Kemudian ada Direktur Penugasan Wasit PSSI Mansyur Lestaluhu dan wasit pertandingan Nurul Safarid.

Salah seorang tersangka Anik Yuni Artikasari mengaku telah siap menghadapi persidangan.

“Insyaallah saya siap (menghadapi sidang) pasti,” ujar Anik. (CS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here