BERITABUANA.CO, JAKARTA – Situasi menjelang pemilihan umum serentak tanggal 17 April nanti, memang semakin memanas dan menyisakan banyak persoalan. Kondisi sosial politik selama proses kampanye pun ditandai dengan ramainya ranah publik berita bohong atau hoax dan munculnya politik identitas.

Meskipun demikian, pengamat politik Karyono Wibowo berbicara dalam diskusi bertema “Prediksi Situasi dan Membaca Dinamika Pemilu 2019 dalam Perspektif Sosial Politik dan Keamanan”, yang diselenggarakan Indonesian Public Institute (IPI) di Jakarta, Selasa (9/4/2019) malah memperkirakan pemilu itu sendiri akan berjalan aman dan setelahnya.

“Menurut saya tak akan ada gangguan signifikan pas hari pencoblosan. Pemilu dan pasca pemilu17 April akan berjalan aman,” kata dia.

Dia menyatakan, ancaman Amien Rais soal people power diyakini tidak akan terjadi. Amien Rais, kata Karyono tak mampu menggerakkan people power karena pengaruh kekuatan mantan Ketua MPR itu sudah memudar.

Mengutip sebuah lembaga survei, Karyono mengatakan, pengaruh Amien sudah menurun. Di Jogjakarta saja menurunnya sangat drastis, jauh dibawah Sri Sultan Hamengkubuwono dan tokoh yang lain.

Dikatakan, ancaman people power oleh Amien Rais itu termasuk gerakan teror politik, bukan banya mendeligitimasi penyelenggara, tapi juga hasil pemilu. Kata people power yang disampaikan itu, bagi masyarakat menyeramkan. Dalam benak publik itu menyeramkan sehingga ada ada trauma 98.

“Jadi saya melihat pas hari pemungutan suara akan tetap aman. Kalaupun ada gangguan keamanan saya kira aparat akan dengan mudah mengendalikan situasi,” katan Direktur IPI ini optimis. (Ndus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here