BERITABUANA.CO, BOGOR – Minimnya lampu Penerangan Jalan Umum khususnya di wilayah Bogor, Jawa Barat, menjadi latar belakang pengusaha dan calon legislatif Hj Rizayati, SH. MM, membuat program Indonesia Terang yang peresmian nasionalnya diadakan di Hotel Duta Berlian, Dramaga, Balungbangjaya, Bogor, pada Minggu (7/4).

Direktur Utama PT Imza Riski Jaya ini, mencanangkan program “Riza Datang, Bogor Terang” dengan pengadaan lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) yang akan disalurkan selain Bogor, juga ke daerah yang membutuhkan penerangan seperti, kabupaten Bengkulu, NTT, Sulawesi, Riau, Maluku hingga Merauke, Papua.

Diawali dari keluhan masyarakat terkait kekurangan penerangan di daerahnya, maka ia dengan para mitra kerja membawa para investor dari Arab Saudi, Rusia, Amerika Serikat, Korea, Kanada, Jepang dan China. “ Perusahaan kami dipercayakan untuk mengelola nilai investasi ini untuk laksanakan program tersebut, dan juga ini murni bentukan program saya sendiri,” kata Rizayati.

Ia mengaku sangat tertarik dengan program listrik yang menggunakan tata surya atau matahari ini. Setelah berkoordinasi dan meminta pendapat dari kementrian terkait dan mendapat persetujuan. “Tapi saya tidak bisa menyebutkan dari kementrian mana saja,” ujarnya.

Kabupaten Bogor sendiri merupakan Daerah Pemilihan (Dapil) Rizayati yang maju mencalonkan diri sebagai calon legislatif dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dalam Pemilu 2019. “Saya pada dasarnya ingin berbakti di Bogor, “ kata caleg Dapil V Kabupaten, nomor urut 4 ini.

Kenapa harus pilihannya pada kabupaten Bogor, menurut Rizayati, banyak yang harus dibenahi di Bogor dan Bogor merupakan daerah yang banyak masuk investasi dari luar negeri. Untuk pengadaan PJU ini untuk 40 kecamatan diantaranya Cibinong, dan kecamatan Nanggung. “Garansi 5 tahun untuk PJU, bila bermasalah lampunya akan dihentikan. Ini merupakan dana hibah dan gratis untuk masyarakat,” kata mantan anggota DPD RI ini.

Dia memaparkan, nilai investasi untuk program tersebut mencapai triliun dan ini sangat variatif tergantung dari programnya itu sendiri. Sedangkan untuk Bogor, baru dikucurkan dana senilai Rp900 Milyar dengan titik yang sudah didata sekitar 70 ribu lampu.

“Untuk di Kabupaten Bogor sendiri sudah dialokasikan untuk 40 kecamatan, sekitar 30 kecamatan sudah terealisasi dan sekarang dalam proses pemasangan, salah satunya yaitu daerah Cibinong dan daerah di ujung Kabupaten Bogor yaitu daerah Nanggung. Dan setiap kecamatan variatif yang mendapatkannya ada yang 15 sampai 20 unit PJU-TS ini, tergantung kebutuhan. Jenjangnya 4 tahun sekali untuk program ini,” papar Rizayati.

Menurut Rizayati, permintaan untuk pengadaan PJU ini dari seluruh Indonesia dan harus menjalani proses seleksi dari perusahaannya selama 1 tahun. “Harus mengajukan proposal terlebih dulu. Dan masyarakat juga dilibatkan untuk pengawasannya,” katanya.

Ia mengatakan, banyak wilayah kabupaten Bogor yang belum tersentuh listrik, salah satu yang sudah ia kunjungi, daerah Gunung Leutik. “ Hal ini yang menjadi latar belakang saya untuk maju sebagai calon anggota legislatif. Saya puas melihat langsung apa yang menjadi kebutuhan dan permintaan masyarakat. Namun ia juga menjelaskan, bila tidak terpilih menjadi anggota legislatif nanti, “Saya tetap menjalankan program dari Bogor ke Merauke, Papua,” kata wanita berusia 33 tahun asal Aceh ini.

Dalam acara peresmian nasional itu, perwakilan dari Merauke, Papua sebagai penerima manfaat, mendoakan kesuksesan Rizayati. “ Ini program saya bentuk sendiri dengan berbagai masukan dari kementrian dengan tahapan pembiayaan antara Rp1 hingga 3 trilyun,” ujarnya.

“Saya ingin berbakti. Dengan izin Allah tidak ada yang tidak mungkin,” tandasnya. Terkait program Bogor Terang, Rizayati mengaku, sudah merintisnya bersama sejumlah mitra sejak tahun 2007.  Ia mengatakan, “Karena Saya termasuk wakil ketua umum pemenangan Paslon 01, dan akan saya hadiahkan untuk beliau dalam rangka untuk membangun masyarakat dari Sabang sampai Merauke dan juga untuk kepentingan rakyat Indonesia tercinta ini,” pungkasnya. Dalam Launching Nasional Program Indonesia Terang ini juga dihadiri sejumlah simpatisan dan pendukung Rizayati. (EFP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here