BERITABUANA.CO, JAKARTA – Prabowo mengikat komitmen pro kerakyatan pemerintahannya kelak dengan mengedepankan Dr Rizal Ramli sebagai ekonom simbol pembela rakyat.

Demikian pernyataan praktisi media yang juga wartawan senior, Arief Gunawan, di Jakarta, Minggu (7/4/2019) sore.

Seperti diketahui, dalam rapat akbar di GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (7/4/2019) pagi, Prabowo Subianto meminta Rizal Ramli menurunkan tarif listrik dalam 100 hari pertama pemerintahannya.

Ini mengingatkan publik pada kapasitas para menteri di era Sukarno dulu, yang umumnya menjadi simbol pro rakyat dan memiliki legacy.

Sebut misalnya Ir H Djuanda yang dikenal dengan legacy-nya berupa Deklarasi Djuanda berkaitan dengan teritorial laut Indonesia, dr Leimena dengan konsep pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), Ali Sadikin sebagai Menteri Kemaritiman, hingga Roeslan Abdulgani. Secara esensi mereka mampu melakukan terobosan, bukan sebagai menteri biasa yang hanya bermental pegawai atau pesuruh.

“Menteri-menteri pada masa itu umumnya berjiwa pejuang, dan Rizal Ramli memiliki jiwa seperti itu. Prabowo juga demikian,” kata Arief.

Dia percaya Rizal Ramli sebagai ekonom simbol pro rakyat akan sangat bersinergi dengan Prabowo Subianto yang selama ini memang mencita-citakan perubahan untuk Indonesia yang lebih baik. Kedua-duanya merupakan figur harapan rakyat dan saling memiliki chemistry yang positif.

“Permintaan Pak Prabowo kepada Rizal Ramli itu ibarat ijab kabul kedua tokoh yang sama sepakat untuk berjuang demi kejayaan Indonesia,” tandas Arief. (Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here