BERITABUANA.CO, KOTABARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dan Bupati Kotabaru, Sayed Ja’far mendukung sepenuhnya pengembangan Bandara Gusti Syamsir Alam di Kabupaten Kotabaru, dengan memberikan lahan seluas 114 hektar guna peningkatan status bandara kelas II menjadi kelas I yang bisa didarati oleh pesawat Boeing dan Airbus.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sejak 1998 sudah ada rencana pengembangan Bandara Gusti Syamsir Alam, langsung disambut positif oleh Gubernur dan Bupati,” ungkap Kepala Bandara Gusti Sjamsir Alam, Ferdinan Nurdin, disela acara mengikuti kunjungan kerja Kasubdit Pengawasan Data Navigasi Penerbangan Kemenhub, Saeful Bahri dalam kegiatan padat karya memotong pohon bakau disisi kanan ujung runway seluas 14 hektar yang mengganggu pandangan pilot saat mendarat di Bandara Gusti Sjamsir Alam, Kotabaru, Minggu lalu.

Betapa tidak, tutur Ferdinan, setelah melalui dialog yang intensif dengan Pemprov, Bappeda dan Bupati, sejak 11 Februari 2019 Bupati telah mengeluarkan Rekomendasi Persetujuan Pengembangan Bandara Gusti Sjamsir Alam, dan begitu pula Gubernur per 1 April 2019 menyetujuinya lengkap dengan Master Plane RT/RW-nya.

Menurut Ferdinan, Gubernur dan Bupati tidak begitu saja ujuk-ujuk memberikan rekomendasi, tapi setelah diberikan penjelasan panjang lebar tentang potensi yang dimiliki Kabupaten Kotabaru seperti pertambangan, intan dan bahan baku semen, serta potensi pariwisata yang belum optimal dipromosikan, tentu membutuhkan transportasi udara bila diberdayakan.

“Dengan terbukanya mata Gubernur dan Bupati, maka lahan seluas 114 hektar tersebut segera dibebaskan oleh Pemprov dan Kabupaten Kotabaru guna pengembangan bandara baik untuk penambahan panjang runway, maupun buat pembangunan lembaga pendidikan (ATKP) dan fasilitas perbaikan  pesawat supaya  putra daerah Kotabaru dan Kalimantan Selatan pada umumnya dapat menimba ilmu  dan bisa bekerja di bandara-bandara di Kalsel,” papar Ferdinan, seraya menyebutkan dalam bulan April ini akan diadakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) bagi putra daerah Kotabaru menimba ilmu menyangkut security penerbangan bekerjasama dengan STPI Curuk.

“Kini tinggal Keputusan Menhub bersama Biro Hukum menindaklanjutinya melakukan eksekusi atas rekomendasi Gubernur Kalsel dan Bupati Kotabaru bisa merealisasikan pengembangan Bandara Gusti Sjamsir Alam. Dan mudah-mudahan tahun depan dengan Presiden baru bisa diresmikan pengembangan  bandara baru,” pungkasnya.

Untuk diketahui, tambah Ferdinan, saat ini Bandara Gusti Sjamsir Alam dengan eksisting 71 hektar hanya bisa didarati oleh pesawat ATR dengan rute Banjarmasin – Kotabaru – Makassar pp pada pagi, siang dan sore hari. “Maskapai penerbangannya adalah Wings Air, dan ada penerbangan helikopter sekali seminggu rute Balikpapan – Kotabaru, serta ada rencana  Citilink dan Trans Nusa membuka rute barunya dengan pesawat ATR.(Yus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here