BERITABUANA.CO, HARARE – Para donor diminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menyediakan bantuan tambahan senilai 60 juta dolar AS (Rp847,7 miliar). Guna membantu Zimbabwe agar pulih setelah kawasan-kawasan di bagian timurnya dilanda topan bulan lalu.

Karena badai itu membanjiri kawasan lahan yang luas hingga menimbulkan krisis kemanusiaan akibat kemarau yang sebelumnya terjadi. Topan menewaskan sedikitnya 268 orang di negara Afrika bagian selatan itu dan ratusan lagi di negara-negara tetangganya, Mozambik dan Malawi.

Bishow Parajuli, koordinator PBB di Harare, mengatakan seruan bantuan kemanusiaan yang sudah direvisi bertujuan menanggapi kebutuhan kemanusiaan rakyat di Zimbabwe yang meningkat akibat kemarau hingga memengaruhi situasi ekonomi dan ditambah lagi dengan bencana Topan Idai yang baru terjadi.

Permintaan tersebut menaikkan bantuan bagi Zimbabwe saat ini menjadi 294 juta dolar. Rakyat Zimbabwe juga menghadapi krisis ekonomi – harga-harga bahan pokok seperti gula, minyak goreng dan beras – telah meningkat sebanyak 60 persen sejak Februari. Keadaan itu memicu kemarahan terhadap pemerintahan Presiden Emmerson Mnangagwa.

Sedikitnya 20.000 pengungsi di Zimbabwe terkena dampak Topan Tropis Idai. Wakil Komisariat Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR) di Zimbabwe Robert Tibagwa berbicara di Harare selama penyerahan 80 ton metrik barang yang disumbangkan kepada Pemerintah Zimbabwe. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here