BERITABUANA.CO, SIMALUNGUN – Anggota DPR RI Capt Anthon Sihombing yang kembali mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) untuk periode 2019-2025, curhat kepada awak media soal kerasnya petarungan pada Pemilu 2019 yang dilakukan bersamaan antara pileg dan pilpres ini. Pasalnya masyarakat lebih berkonsentrasi dengan pilpres, sehingga para caleg yang juga tengah bertarung terbaikan.

“Buat kami para caleg, pemilu sekarang ini berat. Selain tidak terekspos dengan baik, panjangnya masa kampanye juga menjadi satu

masalah,” keluh Anton Sihombing dihadapan ratusan awak media pada acara Silahturahmi DPR RI dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen di Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (5/4/2019) malam.

Karena itu, dirinya menyarakan agar ke depannya, pemilu antara legislatif dan presiden-wapres dipisah saja seperti yang sudah-sudah.

“Jadi tolong lah, jangan di sama-samakan. Padahal kita ini sudah meningkatkan anggaran untuk

KPU dibandingkan anggaran sebelumnya,” ujar Anthon.

Malahan dengan nada berseloroh politisi Golkar itu mengatakan, panjangnya masa kampanye membuat para caleg menjadi ‘Jamila’ alias ‘Jatuh Miskin Lagi’.

“Kita sudah berjuang habis-habisan, tidak terpilih lagi. Bisa jadi Caleg Jamila kita,” cetus Anton Sihombing yang disambut gelak tawa audiens. (Kds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here