BERITABUANA.CO, AALST – Sebenarnya sebuah kejutan terjadi dalam balapan MotoGP Argentina 2019. Pasalnya, setelah balapan berlangsung, pebalap Monster Energy Yamaha asal Italia, Valentino Rossi, mendatangi juara bertahan, Marc Marquez, untuk mengajak bersalaman. Kondisi ini membuat banyak pihak berspekulasi kalau Rossi dan Marquez telah berdamai.

Selama ini Marquez dan Rossi terlibat rivalitas sangat sengit. Pada MotoGP Argentina 2018, misalnya, Marquez sengaja membuat Rossi terjatuh. Meski Marquez telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf, Rossi ogah menanggapinya.

Jadi, saat Rossi mengajak Marquez berjabat tangan menjadi sebuah pemandangan tak biasa. Marquez mengaku senang dengan sikap Rossi yang mulai melunak tersebut. Saat ditanya, apakah Marquez mau menjadi rekan setim Rossi? Pebalap berjuluk The Baby Alien itu pun tak langsung mengelak. Menurutnya, peluang seperti itu tetap terbuka, meskipun sulit.

“Jika kita berbicara tentang apa yang terjadi di Argentina setahun yang lalu, saya mengatakannya beberapa kali, itu adalah kesalahan saya dan itulah sebabnya saya pergi ke sana untuk meminta maaf. Yang penting adalah mengetahui bahwa Anda melakukan kesalahan. Namun, tahun ini ceritanya telah banyak berubah,” jelas Marquez, Jumat (5/4/2019).

“Berbagi tim? Dalam hidup Anda tidak pernah tahu, mungkin jika Anda balapan hingga 50 tahun itu bisa terjadi, namun akan sulit untuk berbagi garasi dalam beberapa tahun ke depan. Waktu selalu menempatkan semuanya dengan benar. Tentu saja, berteman dengan salah satu lawan Anda, apakah itu Valentino atau bukan, sangat rumit, hampir mustahil untuk dikatakan. Di lintasan ada persaingan, namun harus ada rasa hormat di luar,” lanjutnya. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here