BERITABUANA.CO,JAKARTA – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), kembali mengumumkan program Field Fix Campaign (Kampanye Perbaikan) untuk model kendaraan Mitsubishi Delica dan Outlander Sport. Hal ini jugasebagai wujud kepatuhan terhadap ketentuan yang diatur di dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku khususnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 33 Tahun 2018 Tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor.

Bila beberapa waktu kampanye perbaikan, atau biasa disebut recall pada kedua model tersebut diakibatkan oleh masalah pada Engine Electrical Power Control Relay/Engine Electronic Control Unit (ECU) Relay, kali ini Mitsubishi mendapati masalah pada Auto Stop and Go (AS&G) ECU, Rear Parking Brake, dan Front Wiper Link Ball Joint.

Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division MMKSI mengatakan, bahwa program kampanye perbaikan merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab Mitsubishi Motors Corporation dalam menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan guna memastikan keamanan dan kenyamanan berkendara bagi para pengguna kendaraan Mitsubishi di Indonesia.

“Konsumen tidak perlu khawatir dalam keseluruhan proses kepemilikan kendaraan penumpang Mitsubishi, terbukti walaupun model kendaraan Delica dan Outlander Sport sudah tidak lagi didistribusikan secara resmi oleh MMKSI, namun komitmen dan tanggung jawab merek terhadap konsumen tetap dilakukan melalui berbagai aktivitas seperti kampanye perbaikan ini,” kata Irwan.

Untuk masalah yang pertama, pada saat sistem AS&G aktif mesin kendaraan secara otomatis akan mati setelah berhenti sejenak. Dan jika kondisi charge battery/aki dalam tingkat yang rendah, dapat menyebabkan mesin berpotensi tidak dapat dinyalakan kembali.

Hal tersebut dikarenakan, sistem AS&G membaca bahwa aki kendaraan sedang dalam kondisi yang tidak baik, sehingga sistem AS&G tidak dapat menghidupkan mesin kembali. Untuk mengatasi masalah ini, Mitsubishi akan melakukan pembaharuan software (reprogramming), untuk mengoptimalkan kerja sistem Auto Stop and Go (AS&G). Estimasi waktu perbaikan ini sekitar 30 menit.

Kaliper rem parkir yang bermasalah
Selain itu, Mitsubishi juga menemukan potensi timbulnya karat pada komponen rear parking brake caliper / kaliper rem parkir belakang, sehingga dapat mengurangi kinerja dari rem parkir. Dalam kondisi terburuk, kendaraan dapat bergerak walaupun kondisi tuas rem parkir diaktifkan.

Terakhir adalah adanya potensi korosi yang terjadi pada wiper link ball joint (sambungan batang penyapu kaca), yang berakibat ball joint (sambungan) dapat aus sebelum waktunya dan membuat wiper link rod (batang penyambung penyapu kaca) terlepas / tidak terhubung.

Akibatnya, dapat menyebabkan wiper blade (karet penyapu kaca) tidak dapat bekerja. Potensi korosi tersebut disebabkan oleh air yang dapat masuk melalui celah pembuangan air pada front deck garnish (antara kap mesin dengan kaca depan).

“Kami mengundang konsumen setia kendaraan penumpang Mitsubishi dengan model dan tahun kendaraan yang dimaksud untuk dapat melakukan pemeriksaan kendaraannya di dealer kendaraan penumpang resmi Mitsubishi dengan prosedur yang mudah serta kompensasi pembaharuan software dan penggantian part terkait tanpa biaya,” ungkap Irwan.

Selanjutnya, MMKSI melalui dealer kendaraan penumpang Mitsubishi di seluruh Indonesia akan mengirimkan surat undangan kampanye perbaikan kepada konsumen yang memiliki Delica tahun 2015-2016 dan Outander Sport produksi 2014-2017. Kampanye ini sendiri sudah dimulai pada tanggal 29 Maret 2019 di seluruh dealer kendaraan penumpang Mitsubishi di Indonesia. (Lsw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here