BERITABUANA, JAKARTA- Para penyandang autisme di Indonesia memerlukan dukungan dari berbagai pihak, sebab kesadaran masyarakat terhadap penyandang masalah kesehatan ini relatif masih rendah. Ketua Yayasan Autisme Indonesia, Melly Budhiman, mengungkapkan masih terjadi bullying terhadap penyandang autisme. “Praktik bullying masih terjadi. Hak individu penyandang autisme masih terabaikan, misalnya banyak sekolah tidak mau menerima dengan berbagai alasan seperti guru-guru belum mengerti menangani mereka,” kata Melly.

Itu sebabnya Yayasan Autisme Indonesia (YAI) terus menerus berkampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap autisme. Kegiatan dilakukan dengan Light It Up Blue (LIUB) yakni menyalakan lampu berwarna biru di Monas (Monumen Nasional) Jakarta yang berlangsung pada hari Rabu (3/4) mulai pukul 18.00 hingga 20.00 WIB. Di Indonesia, kegiatan LIUB sudah dilakukan untuk kelima kalinya sejak tahun 2015. “Dukungan masyarakat terhadap individu autisme dan keluarganya harus terus menerus, dan diulang tiap tahun untuk menggugah rasa kepedulian masyarakat bahwa mereka ada di antara kita,” kata Melly. Peringatan Hari Autisme Dunia sendiri dilaksanakan setiap tanggal 2 April, sebagaimana ditetapkan dalam deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui resolusi PBB No. 62/139 pada 18 Desember 2007.

Cahaya Biru di Monas

Kampanye membirukan Monas ini sudah dilakukan untuk kelima kalinya oleh YAI dan Pemerintah Provinsi DKI. Dukungan ini menunjukkan kepedulian tinggi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap individu dengan autisme. Kerjasama dengan Yayasan Autisma Indonesia tahun ini, menurut Munjirin, Kepala Unit Pengelola Kawasan Monumen Nasional adalah kelanjutan dari program tahun sebelumnya. “Kerjasama ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap individu dengan autism. Kita harus menghargai mereka seperti kita menghargai orang lain pada umumnya,” kata Munjirin.

Selain Monas, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berencana untuk menyelimuti Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) baru yang berdesain artistik di beberapa lokasi dengan cahaya biru. Ketika landmark dan bangunan di Jakarta menyala biru, Indonesia bergabung dengan gerakan global yang cahayanya mengirimkan pesan, harapan, dan penyertaan kepada individu dengan autisme.

Kampanye dengan siraman lampu warna biru di  Monas ini berlangsung hingga 30 April mendatang. Selain di Jakarta, Kampanye LIUB ini juga diselenggarakan oleh komunitas peduli autisme antara lain di Bogor (Lawang Selapan) dan Bandung (Gedung Sate). (syd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here