BERITABUANA.CO, MATTIGHOFEN – Pebalap Franco Morbidelli frustasi karena melewatkan kesempatan bertarung dengan Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso di jajaran pembalap terdepan. Pebalap Petronas Yamaha SRT itu pada akhirnya lebih banyak bertarung dengan Danilo Petrucci dan Jack Miller sebelum terjatuh akibat bertabrakan dengan Maverick Vinales. Sebelumnya Morbidelli yakin punya kecepatan menekan Rossi di putaran terakhir. Morbidelli telah melakukan kesalahan saat terlibat pertarungan dengan Petrucci dan Miller.

Morbidelli berpikir mampu melewati Petrucci dan Miller, namun kenyataan yang terjadi justru sebaliknya. Morbidelli terlibat pertarungan yang cukup sengit dengan Petrucci dan Miller. Pasalnya, kedua pebalap itu mampu menggunakan kelebihan motor Ducati, Desmosedici GP19, di trek lurus secara maksimal.

Morbidelli tertahan untuk bertarung dengan Petrucci dan Miller. Keadaan semakin memburuk saat Vinales ikut dalam pertarungan. Pada akhirnya, Morbidelli harus gagal menyentuh garis finis di Argentina saat bagian depan motornya menyentuh bagian belakang motor Vinales. Kedua pebalap itu pun harus terjatuh dengan cukup keras. Namun, beruntung bagi Morbidelli dan Vinales tak ada cedera parah yang diderita setelah kejadian tersebut.

“Sayangnya, mungkin beberapa pebalap di dalam kelompok (terdepan) terkejut saya ada di sana dan mereka lebih cepat daripada saya, sehingga mereka punya kesempatan menyalip saya di sana. Saya kehilangan kontak dengan Dovizioso dan Valentino (Rossi) pada saat saya mulai bermain-main dengan Miller dan juga Petrucci,” ujar Morbidelli, Selasa (2/4/2019).

“Menyedihkannya, saya berkata, ‘Oke, saya akan membiarkan Anda pergi dulu dan berharap mereka (Petrucci dan Miller) akan mengejar ke Vale dan Dovi,’ tetapi mereka tidak melakukannya. Sementara itu, saya merasa bisa menutup celah karena masih memiliki cengkeraman yang baik dan ban yang bagus. Saya berusaha untuk mengaturnya,” lanjut lulusan akademi VR46 itu.

Menurut Morbidelli, ini balapan. Mereka memiliki keunggulan di trek lurus dan mereka menggunakannya setiap kali mereka bisa. Dia menyebut kehilangan celah karena mulai bermain-main dengan (para pebalap) Ducati. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here