BERITABUANA, JAKARTA- Dewan Pengurus Wilayah Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (Lasqi) DKI Jakarta mulai melantik pengurus di tingkat walikota dan kabupaten. Dimulai pada Senin (1/4) Lasqi DKI Jakarta melantik DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Jakarta Timur. Selanjutnya untuk Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Kabupaten Kepulauan Seribu secara maraton juga akan dilantik setiap minggunya.

Dalam pelantikan yang berlangsung di Aula Jayakarta Gedung Kanwil Kementerian Agama Prov. Jakarta, Ketua DPW Lasqi DKI Jakarta, Jaja Jaelani, mendorong para pengurus agar menjadikan Lasqi sebagai barometer kemajuan pengembangan seni dan kasidah di Indonesia. “Melihat rekam jejaknya, Lasqi DKI adalah yang paling dikenal. Sekarang bagaimana kita mengembangkan seni budaya Islam ini, dan menjadikan Lasqi DKI sebagai barometer untuk Indonesia,” ujar Jaja Jaelani usai melantik para pengurus Lasqi Jakarta Timur.

“Untuk itu proram kerja harus segera kita buat. Setelah kepengurusan terbentuk di semua wilayah nantinya kita akan menyelenggarakan raker (rapat kerja). Mari kita sama-sama bergerak, menjadikan kearifan lokal qasidah menjadi kearifan nasional,” tambah Jaja yang juga menjabat sebagai Sekjen Baznas (Badan Amil Zakat Nasional).

Ketua DPD Lasqi Jakarta Timur, Riyadi, dalam sambutannya menyatakan siap untuk meningkatkan kerjasama dengan seluruh lapisan pengurus, baik pusat, wilayah, kecamatan hingga kelurahan. “Kita perlu tingkatkan komitmen kita. Saat ini kita sudah solid, tapi hal itu perlu kita tingkatkan lagi,” katanya bersemangat.

Acara pelantikan pengurus DPD Lasqi Jakarta Timur ini juga dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Prov. DKI Jakarta, Saiful Mujab, serta mantan Deputi Gubernur DKI bidang Pariwisata dan Kebudayaan Silviana Murni. Silvi yang dalam Pemilu nanti mencalonkan diri sebagai anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) menyatakan Lasqi harus terus berkembang tidak hanya sebatas qasidah tetapi juga seni Islam secara luas. (syd)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here