BERITABUANA.CO, SANTIAGO DEL ESTERO – Pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez, bakal tampil dari posisi terdepan dalam gelaran MotoGP Argentina 2019. Namun, juara dunia tujuh kali itu ogah jemawa.

Menurut Marquez, balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo tersebut bakal ditentukan kondisi cuaca. Kala melakoni sesi kualifikasi, para pebalap melaju di lintasan yang kering. Itulah mengapa kini Marquez lebih terbiasa dengan situasi tersebut.

Dia mengaku belum memiliki strategi tersendiri ketika balapan dilakukan dalam kondisi lintasan basah. Kalaupun nantinya balapan dilakukan dalam kondisi basah, dia berharap hal itu sudah terjadi sejak sesi pemanasan.

Pasalnya, hal itu akan membantu para pebalap dalam melakukan persiapan. Marquez tentu tak ingin peristiwa seperti MotoGP 2018 terulang lagi kala kondisi lintasan setengah kering dan setengah basah.

“Kami harus mencoba memahami kondisi lintasan yang banyak berubah. Pagi hari cengkeraman ban pada lintasan berbeda daripada sore hari. Setiap kali ada lebih banyak abrasi di lintasan dan cengkeraman lebih baik,” terang Marquez, Minggu (31/3/2019).

“Jika hujan pada hari balapan, itu menjadi tanda tanya bagi semua orang, termasuk saya. Jika ini balapan basah, mudah-mudahan pemanasan juga akan dilakukan dalam kondisi basah, jadi kita bisa menguji beberapa hal dan batas trek, cengkeramannya. Kita lihat saja nanti,” tukasnya. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here