BERITABUANA.CO, SAO PAULO – Michael Temer, mantan Presiden Brasil, didakwa melakukan korupsi. Atas dugaan menggunakan seorang makelar untuk membawa koper yang dipenuhi uang tunai dari perusahaan produsen daging terbesar di dunia JBS SA.

Kejaksaan federal mengatakan Temer, yang menjabat sebagai presiden negara itu dari 2016 hingga akhir 2018, ditahan pekan lalu sebagai bagian dari suatu penyelidikan terpisah. Dia juga dituduh menjalankan organisasi kejahatan untuk mengumpulkan uang-uang suap guna mendanai proyek pekerjaan umum.

Semua tuduhan dibantah Temer dan pekan ini dia dibebaskan setelah permintaan diajukan tim pengacaranya. Pada 2017, Rodrigo da Rocha Loures tertangkap video kamera pengamanan sedang lari keluar dari sebuah restoran di Sao Paulo dengan membawa satu tas berisi uang tunai 500.000 Real Brasil (Rp1,8 miliar), yang dikatakan para jaksa sebagai uang suap dari pemilik JBS.

Dari kesaksian dua petinggi perusahaan induk JBS, yaitu J&F Investimentos SA, Temer dan beberapa politisi lainnya dianggap terlibat dalam korupsi. Kesaksian itu juga menunjukkan Rocha Loures berperan sebagai perantara bagi Temer.

Pengacara Temer, Eduardo Carnels, mengatakan dalam pernyataan bahwa dakwaan itu merupakan bagian dari ‘suatu operasi tak bermoral dengan tujuan ingin mengenyahkan sang mantan presiden republik ini’. Dia menambahkan dakwaan tersebut ‘sama sekali tak berdasar’. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here