BERITABUANA.CO, JAKARTA – Harga referensi produk Crude Palm Oil (CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) periode April 2019 adalah USD 568,12/MT. Harga referensi tersebut turun 4,67 persen atau USD 27,86 dari periode Maret 2019 yang tercatat sebesar USD 595,98/MT. Penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 26 Tahun 2019 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

“Saat ini harga referensi CPO tetap berada pada level di bawah USD 750/MT. Untuk itu, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 0/MT untuk periode April 2019,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan.

BK CPO untuk April 2019 tercantum pada Kolom 1 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017 sebesar USD 0/MT. Nilai tersebut sama dengan BK CPO untuk periode Maret 2019. Sementara itu, harga referensi biji kakao pada April 2019 sebesar USD 2.228,03 /MT turun 0,61%
persen atau USD 13,73 dari bulan sebelumnya yaitu sebesar USD 2.241,76/MT. Hal ini berdampak
pada penetapan HPE biji kakao pada April 2019 menjadi USD 1.947/MT turun 0,71 persen atau
USD 14 dari periode bulan sebelumnya yaitu sebesar USD 1.961/MT.

Penurunan harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan melemahnya harga internasional.
Penurunan ini tidak berdampak pada BK biji kakao yang tetap 5 persen. Hal tersebut tercantum
pada kolom 2 Lampiran II Huruf B Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017.

Sedangkan untuk HPE dan BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode bulan sebelumnya. BK produk kayu dan produk kulit tercantum pada Lampiran II Huruf A Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017.
Permendag Nomor 26 Tahun 2019 dapat diunduh di: http://jdih.kemendag.go.id/Regulasi/detail/1769. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here