Ingin Lumajang Bersih dari Kriminal, Aparat Ringkus Polisi Gadungan & Ringkus Curanmor di Masjid

BERITABUANA.CO, LUMAJANG– Propam Polres Lumajang mengamankan salah satu warga Desa Kunir, Kabupaten Lumajang yang ditengarai mengaku sebagai anggota Polri. Pria tersebut diketahui bernama Arifin (28).

Penangkapan pelaku sendiri bermula dari laporan warga yang merasa curiga dengan gerak gerik pelaku yang mengaku sebagai anggota Polres Lumajang tersebut. Penangkapan dilakukan di rumah Dofir, Warga Dusun Parasgowang, Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh yang saat itu juga mememiliki hajatan khitan putranya.

Petugas lalu mengamankan berbagai macam atribut Polri, diantaranya satu stel seragam Polisi PDL Kempol (Baju, celana, kaos, Kopel, Hoster, sepatu laras), 2 buah topi/pilkep polisi, serta 1 pucuk Soft gun jenis Revolver berikut 4 buah amunisi Soft gun.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban membenarkan penangkapan polisi gadungan di wilayahnya.

“Iya benar, tadi propam Polres Lumajang memang menangkap warga yang mengaku sebagai anggota Polres Lumajang. Dan memang benar, setelah didatangi ternyata pemuda yang bernama Arifin tersebut adalah warga sipil yang sengaja membeli pakaian polisi untuk kepentingan tertentu,” kata Arsal.

“Sampai saat ini juga masih kami selidiki apakah ada motif pemerasan ataupun yang lain yang mendasari pelaku menyamar sebagai anggota Polri ini,” sambung Alumni Akpol 1998 ini.

ebih lanjut, Kapolres juga menghimbau kepada warga untuk lebih berhati hati dengan orang yang mengaku sebagai anggota Polri.

“Kadang memang warga sipil sulit membedakan polisi gadungan atau asli. Yang jelas jika memang mulai meminta uang atau semacamnya, perlu diwaspadai. Apalagi bagi kaum perempuan, biasanya modus para polisi gadungan ini selain untuk mencari uang juga agar mempermudah mencari kenalan perempuan dan dijanjikan akan dinikahi. Silahkan melapor ke Polsek terdekat untuk memastikan orang tersebut adalah anggota Polri atau bukan,” ucapnya.

Pencuri Bersarung

Terpisah, Tim Cobra Polres Lumajang juga berhasil menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor di halaman masjid Al-Kaursar dengan menggunakan sarung. Aksinya itu tampak di CCTV seperti perempuan yang menggunakan mukena.

Dalam melancarkan aksinya Kedua pelaku menggunakan sarung dengan corak kombinasi biru bermotif batik garis untuk mengelabui warga yang seakan-akan jamaah sholat subuh, namun aksinya tidak berjalan mulus karena kamera CCTV yg terpasang d Masjid Al Kautsar merekam aksi mereka.

Bermodalkan kunci T kedua pelaku berhasil membawa kabur 1 unit kendaraan bermotor honda beat tahun 2011 warna merah Nopol : N-3449-ZT.

Tersangka yang ditangkap atas nama M. Yusron dan A. Kholik asal Tekung, Lumajang. Abdul Holik alias Kombet diketahui juga merupakan DPO TKP di Jember telah ditangkap oleh Polres Jember pada hari Sabtu tanggal 23 Maret 2019 sekitar pukul 16.00 WIB. (Lmj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *