BERITABUANA.CO, KARAWANG – “Kami percaya bisnis Honda di Indonesia akan terus membawa kontribusi positif terhadap industri dan masyarakat di negara ini.” ungkap President Director PT Honda Prospect Motor, Takehiro Watanabe, ujarnya dalam pembukaan acara All New Brio Export Line Off Ceremony” di Karawang, Selasa kemarin (26/3).

Hingga saat ini HPM menjadi salah satu produsen mobil terbesar di Indonesia melalui kapasitas produksi yang mencapai 200.000 unit per tahun. Pada hari jadinya ke ke 20 HPM menandai dengan seremoni produksi perdana All New Honda Brio untuk pasar ekspor. Hal ini sebagai bentuk komitmen HPM untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam memajukan industri otomotif Tanah Air sebagai basis produksi mobil yang tidak hanya berorientasi untuk pemenuhan kebutuhan lokal tetapi juga untuk ekspor ke negara lain.

“Selama 20 tahun, HPM terus berusaha menjadi perusahaan yang diinginkan kehadirannya oleh masyarakat Indonesia. Indonesia adalah salah satu contoh ideal yang menggambarkan kebijakan produksi Honda, yakni ‘melakukan produksi dimana terdapat permintaan, dengan mengoptimalkan sumber daya lokal,” ujar Takehiro.

Lebih lanjut Takehiro menambahakan, “Untuk memenuhi permintaan produk Honda yang meningkat di Indonesia, HPM mendirikan pabrik keduanya pada tahun 2012 yang mampu meningkatkan kapasitas produksi menjadi 200.000 unit per tahun. Saat ini, pabrik HPM memproduksi Honda Brio, Honda Mobilio, Honda BR-V, Honda Jazz, Honda HR-V dan Honda CR-V”

Dari tahun ke tahun, HPM juga telah meningkatkan kandungan lokal pada produksinya hingga mencapai 89% pada tahun 2019. Capaian ini menujukan keseriusan mereka untuk memberikan peluang bagi berbagai industri kecil untuk terlibat dalam pembangunan mobil Honda dengan membuat part-partnya.

mengatakan perjalanan Honda Prospect Motor bersama masyarakat Indonesia telah mencatatkan banyak kemajuan dimana keduanya saling mendukung untuk mengoptimalkan kemajuan bersama di bidang otmotif.

Selain melakukan produksi untuk dalam negeri, HPM juga telah melakukan kegiatan ekspor ke berbagai negara. Ekspor komponen mobil pertama kali dilakukan melalui PT Prospect Motor sebagai distributor Honda pada tahun 1992 ke berbagai negara meliputi Jepang, Thailand, Malaysia, India, Pakistan, Filipina, Vietnam, Brazil, Argentina, Meksiko dan Taiwan.

Volume dan nilai ekspor komponen mobil dari HPM terus meningkat hingga mencapai lebih dari 10.000 kontainer pada tahun 2018 dengan nilai lebih dari 3 Triliun Rupiah.

Pada kesempatan ini, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pun mengapresiasi kontribusi HPM dalam memenuhi kebutuhan pasar otomotif nasional yakni secara akumulasi sebanyak 1,3 juta unit hingga saat ini. Selain itu, ekspor All New Honda Brio ke Filipina dan Vietnam tahun ini juga menjadi langkah yang sangat baik

Pada tahun 2009, setelah Honda Motor Co., Ltd dan PT Prospect Motor melebur menjadi PT Honda Prospect Motor, mereka mulai mengekspor mobil secara utuh (Completely Built Up / CBU) dengan model Honda Freed ke Singapura, Malaysia, Thailand dan Brunei Darussalam. Pada tahun 2019, HPM akan memulai ekspor All New Honda Brio secara utuh ke konsumen di Filipina dan Vietnam. (Lsw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here