BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat siap melaksanakan eksekusi terhadap artis dangdut ibukota Ridho Rhoma. Eksekusi itu dilakukan menyusul vonis Mahkamah Agung (MA) yang menjatuhkan hukuman 18 bulan penjara terhadap putera Raja Dangdut Rhoma Irama terkait kasus penyelahgunaan narkoba.

“Kalau sudah ada putusan MA tentu saja kami siap melaksanakan eksekusi. Hanya saja sampai saat ini kami belum terima salinan putusannya,” kata  Wuriadi Paratama, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat, kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (26/03/2019).

Seperti diketahui majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat memvonis Ridho Rhoma 10 bulan rehabilitasi karena kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu seberat 0,7 gram. Atas putusan ini jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Jakbar mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Dalam putusannya Majelis Hakim Agung yang diketuai Andi Samsan Nganro dengan anggota majelis Hakim Agung Margono dan Eddy Army menyatakan memperbaiki tingkatan kejahatan yang dilakukan oleh Ridho Rhoma menjadi penyalahguna narkotika golongan I bagi diri sendiri. Ridho pun harus menerima kenyataan pahit divonis 18 bulan penjara.

“Meskipun terdakwa telah menjalani rehabilitasi namun dia harus masuk penjara lagi untuk menjalani sisa pidana sesuai putusan Mahkamah Agung ( MA) pada tingkat kasasi. MA menolak dan memperbaiki putusan pengadilan tingkat pertama, hukumannya ditambah,” kata Ketua Bidang Humas MA, Abdullah.

Ridho Rhoma sendiri dikabarkan akan mengajukan permohonan sidang Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung setelah adanya putusan Kasasi tersebut.

Kasi Pidum Kejari Jakbar, Wuriadi Paratama, mempersilakan pihak Ridho Rhoma mengajukan permohonan sidang PK ke Mahkamah Agung. “Tapi perlu diketahui bahwa PK itu tidak menghalangi eksekusi,” tandasnya. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here