BERITABUANA.CO, SOLO – Jaringan Masyarakat Peduli Pemilu (JMPP) Solo, mendeklarasikan ‘Pemilu Damai Guna Mewujudkan Pemilu Berkualitas, Jujur dan Adil’, mengingat pemilu kali ini, untuk pertama kalinya akan dilaksanakan serentak antara pemilu legislatif (pilpeg) dan pemilu presiden-wakil presiden (pilpres).

JMPP Solo, mendeklarasikan ‘Pemilu Damai Guna Mewujudkan Pemilu Berkualitas, Jujur dan Adil’.

Demikian isi deklarasi JMPP Solo yang dibacakan oleh Diah Warih Anjari, Koordinator JMPP Solo saat deklarasi di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/3/2019). Acara deklarasi ini dihadiri sebanyak 300 orang dari berbagai elemen masyarakat Solo.

Disampaikan Diah bahwa Pemilu 2019, merupakan tonggak sejarah baru pembangunan demokrasi Indonesia, pasca reformasi 1998. Juga mempunyai makna penting dan strategis bagi bangsa Indonesia dalam membangun landasan politik demokrasi yang berkualitas, jujur, adil dan berkeadaban dimasa yang akan datang.

Meski pun diakuinya bahwa untuk mewujudkan hal diatas, tentunya tidaklah mudah sebagaimana membalik telapak tangan. Sebab realitas politik menjelang dilaksanakannya ‘pencoblosan’ serentak pada 17 April mendatang, masih terlintas dalam atmosfir politik Indonesia berbagai berita bohong (hoax) di media sosial.

“Belum lagi, ketegang antar pendukung dan narasi-narasi politik yang mengarah kepada kampanye hitam. Seperti ujaran kebencian dan framing berita-berita miring yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya secara kaidah jurnalistik,” bebernya.

Bahkan kondisi diatas, menurut Diah akan semakin berbahaya bagi keutuhan bangsa Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika, manakala sentimen-sentimen yang berbasiskan pada SARA (suku, agama, ras, antargolongan), terus berkembang dan direproduksi oleh kelompok=kelompok yang tidak bertanggungjawab demi kepentingan sesaat maupun kelompok.

Oleh karena itu, JMPP Solo menyarankan Solo yang peduli terhadap Pemilu 2019, demokrasi dan cinta damai. JMMP Solo juga mengajak dan menghimbau kepada seluruh komponen bangsa, baik pemerintah, penyelenggara pemilu, peserta pemilu, kalangan aktifis kampus dan LSM, media massa dan seluruh lapisan masyarakat pemilih Solo, dan seluruh Tanah Air agar bahu membahu serta bekerjasama mewujudkan Pemilu yang damai.

“Jadikanlah perbedaan yang ada pada kita sebagai kekayaan dan saling menguatkan untuk mwmbangun persaudaraan sebangsa dan setanah air yang abadi,” pungkas Diah. (Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here