BERITABUANA.CO, MOGADISHU – Di Somalia, pasukan telah meninggalkan sedikitnya tiga pangkalan. Sebagai protes karena gaji mereka belum dibayar selama beberapa bulan.

Seorang perwira militer pada Rabu (20/3/2019) mengatakan aksi tersebut kemungkinan akan mendorong para pemberontak As-Shabaab bergerak merebut sejumlah kota. Pemerintahan pusat yang lemah di negara Tanduk Afrika itu bergantung pada dukungan militer dan pasukan pemelihara perdamaian AMISOM, yang dimandatkan Uni Afrika melawan As-Shabaab -kelompok yang berusaha mendirikan suatu negara berdasarkan hukum Islam.

Kolonel Abdi Mohamed Ahmed, salah seorang komandan, menyebut pangkalan-pangkalan yang ditinggalkan itu berada di kawasan Shabelle, di bagian tengah Somalia. Dia menambahkan langkah itu mereka ambil untuk memprotes gaji yang belum diberikan selama empat bulan.

“Sudah empat bulan tentara di sini tak menerima gaji. Kami sekarang dalam perjalanan menuju Mogadishu. “Menyakitkan berada di garis depan dan bertempur melawan As-Shabaab sementara istri dan anak-anak kelaparan,” kat Ahmed.

Menurut Ahmed, dia memahami para prajurit meninggalkan pangkalan-pangkalan. Namun, pangkalan tidak sama sekali ditinggalkan karena sejumlah prajurit lainnya dari pasukan pemelihara perdamaian AMISOM tetap berada di sana. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here