BERITABUANA.CO, KULONPROGO – Di Desa Bendungan, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, tanggul sungai Serang jebol dan merendam perumahan warga di puluhan desa di sekitarnya serta menyebabkan 344 jiwa harus mengungsi.

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Suhardiyana di Kulon Progo, Senin (18/3), mengatakan jebolnya tanggul Sungai Serang menyebabkan 344 jiwa harus mengungsi karena rumah mereka terendam banjir. Banjir tersebut mengenai 20 desa di empat kecamatan.

Ada empat kecamatan di Kabupaten Kulon Progo terkena banjir akibat tanggul jebol setelah hujan lebat yang mengguyur wilayah ini pada Sabtu (16/3) malam hingga Minggu (17/3) yang disertai angin.

Dia mengatakan banjir di 20 titik itu ada di Kecamatan Wates, Panjatan, Pengasih dan Temon disebabkan tanggul Sungai Serang sebelah selatan Jembatan Bendungan jebol. Untuk menangani 344 jiwa yang mengungsi, BPBD Kulon Progo mendirikan posko utama pengungsian yakni di Stadion Cangkring dan Kantor Kecamatan Panjatan.

Sejak semalam hingga 06.15 WIB, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Tagana, Tim Reaksi Cepat (TRC), dan relawan, serta Dinsos fokus melakukan penangan bencana banjir. Kegiatan ini sampai pagi ini untuk melakukan evakuasi terhadap korban banjir. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here