BERITABUANA.CO, SENTANI – Tim dari Kodam XVII/Cenderawasih bergerak cepat, terjun langsung membantu korban banjir bandang di Sentani, Jayapura, Papua. Al hasil, mereka berhasil mengevakuasi korban-korban selamat, termasuk seorang balita dan bayi yang berusia 5 bulan itu dalam keadaan terjepit di bawah reruntuhan rumahnya.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Infantri Muhammad Aidi, menjelaskan, bayi 5 bulan itu ditemukan pukul 10.55 WIT, dalam kondisi masih hidup. Ibunya serta saudaranya, Tuhan berkehendak lain, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Ayah si bayi dalam kondisi yang masih terguncang. “Saat ini bayi dalam perawatan di rumah sakit lapangan di Sentani,” ucap Aidi.

Kemudian, lanjut Aldi, timnya juga mengevakuasi balita berusia 5 tahun. Kondisi balita itu juga terjepit di bawah reruntuhan rumah tetapi masih selamat. “Ibunya tidak ditemukan, dan bapaknya dalam keadaan panik,” sebutnya.

Tim Kodam juga, sudah membangun 2 dapur umum yang mampu melayani 3.500 orang. Sementara yang mengungsi terdata ada 4.150 orang. Jumlah itu tersebar dibeberapa titik pengungsian.

Sementara kabar terupdate dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, korban meninggal dari peristiwa itu tercatat 50 orang. Hal itu sudah dilaporkan Kepala BNPB Doni Munardo kepada Presiden Jokowi. Termasuk dampak bencana dan penanganan bencana banjir bandang.

Sutopo menambahkan, Doni bersama unsur dari kementerian/lembaga hari ini berangkat ke Sentani untuk memberikan pendampingan dan bantuan kepada Pemda Jayapura dan Papua. (Jay/Kds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here