BERITABUANA.CO, JAKARTA– Masalah administrasi keuangan merupakan persoalan yang cukup pelik bagi banyak instansi pendidikan. Namun dengan kemajuan teknologi digital, masalah ini mulai bisa diatasi dengan lebih mudah. Seperti yang dilakukan oleh Infradigital Nusantara (IDN), sebuah startup yang mengembangkan digitalisasi pembayaran untuk lembaga pendidikan. “Kita menyadari betapa kurang efisiennya tata kelola penagihan dan keuangan di lingkungan pendidikan. Semuanya masih serba manual.  Dari survei yang kita lakukan terhadap sekitar 40 sekolah sebelum masuk bisnis ini, mereka merespons dengan positif atas digitalisasi tagihan ini,” ujar Indah Maryani, COO Infra Digital Nusantara.

Menurut Indah, dengan menggunakan jaringan IDN, pendapatan sekolah bisa lebih lancar dan transparan. Selain itu, sekolah bisa berfokus untuk memajukan dunia pendidikan dan tidak terbelenggu dengan urusan tagihan.   “Salah satunya keuntungan menjadi jaringan Sekolah IDN, pembayaran semua jenis tagihan pendidikan bisa melalui beberapa bank, seperti Mandiri, BNI/BNI Syariah, Danamon, dan terus bertambah. Bahkan, tidak perlu jauh-jauh, bisa melalui Indomaret dan Alfamart atau aplikasi pembayaran seperti mobilepulsa, ayopop, dan kaspro,” Indah menegaskan.

Sebagai bagian dari edukasi keuangan digital, IDN akan  mengadakan “Seminar dan Awards IDN 2019” pada 22 Maret Tahun 2019 di Hotel Bumi Wiyata, Depok. Seminar ini bertema “Digitalisasi Keuangan Lembaga Pendidikan Menuju Inklusi Keuangan” dengan Wali Kota Depok, KH. Dr. Muhammad Idris, MA sebagai keynote speaker dan Prof. HM Roy Sembel, PhD, Profesor Finance IPMI International Business School sebagai narasumber utama.

Usai seminar acara dilanjutkan dengan pengumuman Awards IDN 2019, penghargaan untuk mengapresiasi sekolah Jaringan IDN selama periode tahun 2018. Tiga sekolah akan dipilih dari 76 nominasi sekolah Jaringan IDN  periode tahun 2018. Di antara para nominator adalah Akatel Sandy Putra Jakarta, Sekolah Laboratorium Jakarta, Muhammadiyah 4 Meruyung, SMK Madya Depok, Ponpes MTA Nurani, Bimbel Language Center Kediri, SMK Dewantara Cikarang, dan lainnya. Ketiga sekolah yang terpilih akan mendapatkan penghargaan “Sekolah Terbaik Bidang Digitalisasi Pembayaran dan Tata Usaha” dan akan mendapat hadiah puluhan juta rupiah berupa dana penghargaan dan laptop.  Penghargaan ini dipilih berdasarkan 3 kriteria, yaitu TU dengan performa terbaik, seperti tertib administrasi transaksi, pencatatan, serta performa transaksi online.

Saat ini sekolah Jaringan IDN telah meningkat menjadi lebih dari 90 instansi pendidikan baik sekolah, universitas, bimbingan belajar, dan pesantren. Acara Seminar dan Awards IDN 2019 ini juga mengundang sekolah se-Indonesia yang belum bergabung dengan Jaringan IDN se Indonesia, namun kuota untuk sekolah non-Jaringan IDN terbatas hanya 25 sekolah saja.

Indah menegaskan acara ini gratis dan peserta yang hadir akan mendapatkan goodie bag, voucer belanja, dan kesempatan doorprize dengan hadiah utama berupa laptop. Selain mengedukasi sekolah tentang Inklusi Keuangan, acara ini diharapkan juga akan menjadi ajang pertemuan antar sekolah, bank, dan mitra pembayaran Jaringan IDN. Informasi lebih lanjut dan konfirmasi kehadiran bisa menghubungi Bayu Firdaus : 089630351709 (bayu@infradigital.io) atau mengunjungi website kami www.infradigital.io (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here