DPR RI Mengutuk Keras Penembakan Masjid di New Zealand

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Pimpinan DPR RI mengutuk keras tindakan biadab penembakan di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat waktu setempat (15/3/2019) kemarin. Apalagi dari informasi sementara, sekitar 40 orang menjadi korban penembakan, dimana dua diantaranya merupakan warga negara Indonesia yang sedang beribadah di Masjid Al Noor.

Kecaman tersebut disampaikan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dalam siaran pers yang diterima redaksi beritabuana.co, Sabtu (16/3/2019).

Bamsoet mengatakan telah menghubungi Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru, H.E Tantowi Yahya, agar memprioritaskan penanganan warga Indonesia yang menjadi korban. Sambil juga memastikan keselamatan warga Indonesia lainnya yang sedang berada di Selandia Baru, khususnya 331 warga Indonesia di Kota Christchurch, yang 134 diantaranya merupakan mahasiswa.

“Tindakan teror semacam ini, atas nama apapun dan atas alasan apapun, tidak bisa dibenarkan. Rakyat Indonesia dan juga warga dunia lainnya mendukung rakyat Selandia Baru dalam menghadapi serangan teror tersebut,” kata dia.

Aksi biadab yang meninbulkan korban jiwa tersebut, lanjut Bamsoet, menjadi early warning bagi dunia untuk segera kembali merapatkan barisan. Tak hanya dalam memerangi, kerjasama yang paling penting adalah dalam mencegah, sehingga bisa berantas terorisme sampai ke akarnya.

“Sebagai negara yang pernah merasakan serangan teroris dan bisa keluar dari jerat terorisme, Indonesia siap bekerjasama dengan negara lainnya,” ucap bekas Ketua Komisi III DPR itu lagi.

Menurut Bamsoet, pendekatan soft aproach sebagai ciri khas Indonesia dalam menangani para teroris, program deredikalisasi teroris, sampai Undang-Undang Tindak Pidana Penanggulangan Terorisme sebagai payung hukum, semuanya bisa menjadi bahan sharing bagi Indonesia dalam berbagi pengalaman dengan negara lainnya dalam mencegah dan memberantas terorisme.

“Sebagaimana amanah dalam pembukaan UUD 1945, bahwa Indonesia turut serta dalam menciptakan perdamaian dunia. Mari kita wujudkan dunia tanpa rasa takut, sehingga anak cucu dan generasi mendatang bisa menikmati indahnya dunia,” pungkasnya. (Aldo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *