Kompleks Masjid Al-Aqsha Diserbu 150 Pemukim Yahudi

BERITABUANA.CO, AL-QUDS – Secara paksa sebanyak 150 pemukim Yahudi pada Kamis (14/3) masuk ke dalam Kompleks Masjid Al-Aqsha, yang sering menjadi tempat bentrokan di Al-Quds (Jerusalem) Timur, yang diduduki Israel. Demikian dikatakan seorang pejabat Palestina.

Firas Ad-Dibs, Juru Bicara Lembaga Waqaf Agama di Al-Quds – lembaga Jordania yang bertugas mengawasi tempat suci Muslim dan Kristen di kota tersebut – mengatakan sebanyak 150 pemukim Yahudi – yang didukung oleh sedikitnya 30 polisi – telah masuk secara paksa ke dalam kompleks masjid tersebut sejak pagi.

Usai memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha melalui Gerbang Al-Mugharbah, pemukim Yahudi itu terus melakukan perjalanan di kompleks tersebut. Mereka berjalan di halaman Masjid Kubbah Shakhrah (Dome of the Rock) dan Al-Qibali.

Ad-Dibs mengatakan sejumlah pemukim Yahudi berusaha melakukan upacara agama Yahudi sebelum meninggalkan tempat tersebut melalui Gerbang As-Silsila. Peningkatan ketegangan belakangan ini terjadi sehari setelah pemerintah Israel untuk sementara menutup Kompleks Masjid Al-Aqsha buat orang Palestina yang ingin beribadah, sehingga makin meningkatkan ketegangan di tempat suci tersebut -yang menjadi tempat bentrokan. Ketegangan meningkat terus di Al-Quds sejak Februari saat polisi Israel menutup sebentar Gerbang Ar-Rahmah (Golden Gate), sehingga memicu kemarahan rakyat Palestina.

Dalam beberapa pekan sesudahnya, pemerintah Israel telah melarang banyak orang Palestina – termasuk tokoh agama – memasuki Masjid Al-Aqsha, tempat suci ketiga umat Muslim setelah Mekkah dan Madinah. Israel menduduki Al-Quds Timur, tempat Masjid Al-Aqsha berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Israel kemudian mencaplok seluruh kota itu pada 1980, dalam tindakan yang tak pernah diakui oleh masyarakat internasional. (Daf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *