BERITABUANA.CO, JAKARTA – Sudah menjadi pemandangan yang biasa melihat suasana lengang di gedung DPR RI Senayan akhir-akhir ini. Meski saat ini adalah sedang masa persidangan, tetapi hampir tidak ada agenda rapat.

Tidak heran, ruang-ruang rapat komisi, terlihat sepi, sementara para pegawainya lebih banyak duduk-duduk di depan komputer atau berbincang dengan rekan-rekannya. Tugas atau pekerjaan mereka benar-benar santai.

Komisi II DPR misalnya, yang diagendakan mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan KPU, Bawaslu, Dirjen OTDA, Dirjen Dukcapil dan Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Rabu (13/3/2019) hanya dihadiri 18 orang dari 46 anggotanya.

Bagi pegawai yang bekerja di komisi-komisi, suasana demikian memang sudah tidak asing. Menurut mereka, anggota DPR sekarang ini lebih banyak berada di daerah pemilihan (dapil) masing-masing untuk berkampanye.

“Kan ini mau pemilu, mereka lebih banyak waktunya di dapil, berkampanye agar terpilih lagi, ya begitulah jika setiap masa pemilu,” kata seorang pegawai kepada beritabuana.co yang sedang terlihat santai di ruangannya.

Seorang pegawai lainnya menyatakan, keadaan seperti sekarang ini akan dilalui hingga masa kampanye pemilu selesai dan hari pencoblosan 17 April 2019.

Surip, pedagang koran dan majalah yang sudah puluhan tahun membuka lapak di gedung Nusantara II ikut merasakan kelengangan tersebut. Dia tidak menentu lagi membuka usahanya. Kadang buka, kadang ditutup.
“Sep… sepi,” ujar Supri berkali-kali sembari menceritakan suasana serupa dia jumpai saat mengantar koran ke beberapa ruangan.

Seperti diketahui, mayoritas anggota DPR periode 2014-2019 tercatat maju lagi sebagai calon anggota DPR pada pemilu yang akan di gelar tanggal 17 April nanti. Sehingga bisa dimengerti, para calon petahana itu lebih fokus di dapilnya masing-masing dari pada berada di gedung DPR.

Seolah-olah, tugas di kantor nanti saja, nomor satu itu adalah turun ke dapil, mendekati masyarakat sebanyak-banyaknya sehingga diharapkan suaranya bertambah untuk terpilih kembali.

Sebetulnya, lengangnya aktivitas wakil rakyat di Senayan tidak perlu terjadi. Sebab, belum lama ini DPR baru saja menjalani masa reses yang waktunya lumayan lama. Masa reses itu juga mereka manfaatkan turun ke dapil untuk melaksanakan berbagai kegiatan termasuk berkampanye.

Tetapi apa boleh buat, demi ambisi untuk meraih kembali kursi di DPR, mereka, khususnya calon petahana harus terus-menerus berada di dapil untuk konsolidasi, memantapkan basis dukungan itu sendiri. Kemenangan harus diraih.

Dalam suasana seperti ini, maka sulit diharapkan kepada DPR melakukan tugas dengan maksimal, apalagi masa persidangan ini terbilang singkat, karena pada tanggal 4 April nanti, DPR sudah kembali mengadakan reses.

Ketika membuka Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2018-2019 pada tanggal 4 Maret lalu, Ketua DPR Bambang Soesatyo sudah menyampaikan rencana kegiatan DPR serta berbagai kegiatan Dewan lainnya.

Dibidang legislatif misalnya, ada 34 RUU yang masih dalam tahap pembahasan pada pembicaraan tingkat I antara DPR dan pemerintah. Sedang dibidang anggaran , Ketua DPR mengatakan pihaknya akan fokus pada pelaksanaan APBN tahun anggaran 2018.

Begitu juga dibidang pengawasan, ada sejumlah agenda yang harus dikebut sehingga bisa selesai dalam masa persidangan IV ini juga. Apakah rencana kegiatan tersebut bisa diselesaikan? Kita tunggu saja. (Ndus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here