Staf Ahli Menteri Perdagangan, Sutriono Edi, saat mengecek harga di pasar

BERITABUANA, JAKARTA- Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok agar masyarakat tetap tenteram dan nyaman. Hal ini diungkapkan jauh hari menjelang datangnya bulan suci Ramadhan yang tidak terasa lagi akan tiba. Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar, Sutriono Edi, Rabu (13/3) menyatakan ada 4 langkah strategis yang dilakukan pemerintah secara konsisten.

Pertama, penguatan peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 20/2017 tentang pendaftaran pelaku usaha bapok serta Permendag nokor 57/2017 tentang acuan harga eceran tertinggi (HET) beras serta Permendag nomor 96/2018 tentang harga acuan di konsumen. “Kami akan terus memperkuat regulasi perdagangan. Kami juga memastikan seluruh Permendag ini diimplementasikan dengan baik dan benar oleh para pelaku usaha,” kata Sutriono Edi.

Langkah kedua, penatalaksanaan dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama pemerintah daerah, instansi terkait, dan pelaku usaha. Dalam hal ini Kemendag memfasilitasi BUMN dan pelaku usaha serta menugaskan Bulog dalam menjaga stabilitas harga.

Ketiga, Kemendag memantau dan mengawasi kondisi pasar di setiap daerah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menyebar para pejabat Eselon I Kemendag bersama dengan Satgas Pangan di seluruh wilayah Indonesia. “Langkah ini untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga, termasuk menjamin pendistribusian bapok,” ujar Sutriono.

Langkah keempat, Kemendag melakukan penetrasi pasar. Kegiatan ini dilaksanakan bersama pemerintah daerah, Bulog, dan pelaku usaha distribusi barang di daerah. Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan pasokan berbagai komoditas di pasar tersedia dalam jumlah cukup hingga menjelang Natal dan tahun baru.

Sutrionoyang mantan kepala bappebti ini menyebutkan langkah-langkah tersebut dipastikan konsisten dilakukan khususnya pada saat-saat kemungkinan terjadinya gejolak harga menjelang hari-hari besar, seperti jelang lebaran, natal ataupun tahun baru. Ia menambahkan bersyukur karena dalam empat tahun terakhir tidak terjadi lagi gejolak harga di pasar. “Kami bersyukur harga-harga bahan pokok tetap terkendali dan kami berharap kondisi seperti ini akan terus berlanjut, sehingga masyarakat tenang dalam melakukan aktivitas sehari-hari,” tambah Sutriono. (say)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here