Gowes Bengi ala Polres Lumajang untuk Sukseskan MRSF

BERITABUANA.CO, LUMAJANG- Polres Lumajang menggelar Gowes sehat yang dilaksanakan pada malam Minggu tepatnya pukul 19.00 WIB dengan mengambil rute sejauh 12 km. Gowes sehat ini diikuti kurang lebih 1.000 peserta.

Berdasarkan keterangan Polres Lumajang, Senin (11/3/2019), acara berjalan meriah karena terlihat dari antusias masyarakat mengikuti gowes yang dilaksanakan pada malam.

Kegiatan ini diikuti pula jajaran Forkopimda Lumajang dengan fokus utama untuk mensukseskan Millenial Road Safety Festival (MRSF).

Gowes sehat ini dimulai dari Alun-alun Utara Lumajang tepatnya didepan kantor Pemkab Lumajang. Lalu berjalan kearah ke timur memutar alun-alun dan melintasi Tugu Adipura ke barat. Lanjut perempatan klojen ke utara – perempatan gading sari ke barat sampai ke arah karangsari ke utara – kebonagung – klanting – panjaitan – alun-alun.

“Luar bisa semangat masyarakat Lumajang mengikuti Gowes Bengi (malam). Gowes yang dilakukan malam hari. Saya mengapresiasi antusiasme masyarakat lumajang. Ini menandakan masyarakat lumajang sehat-sehat,” kata Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban.

“Kecelakaan lalu lintas sudah menjadi informasi yang biasa bagi masyarakat, karena setiap hari kita mendengar informasi tentang kecelakaan lalu lintas. Padahal kecelakaan lalu lintas sangat berdampak signifikan bagi korban dan keluarganya,” sambungnya.

Karena, korban laka lantas sebagian besar tulang punggung keluarga. “Siapa yang menghidupi rumah kalau bapaknya kecelakaan fatal dan harus dirawat di rumah sakit ?, kasihan kan. Dari data yang kami miliki, korban laka lantas berkisar pada umur produktif yaitu rentang umur 20-40 tahun,” ucapnya.

Ia menjelaskan, penyebab kematian didunia akibat kecelakaan lalu lintas berada pada posisi ke-5 setelah penyakit jatung koroner, diabetes, paru-paru, TBC kemudian laka lantas.

Hal ini sesuai data dari WHO yg merupakan badan PBB. kita ketahui tahun 2018 ada 27.910 orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia.

“Perang Irak dan perang di Suriah tidak sampai menyebabkan korban sebesar itu dalam setahun. Lebih rawannya lagi, 70 persen dari korban tersebut adalah usia produktif yang saat ini dikenal sebagai Kaum Milenial,” tutup Arsal.

Kapolri Jenderal Pol. Prof H Muhamad Tito karnavian dalam arahannya mengatakan visi dan misi dari Millenial Road Safety Festival adalah memberdayakan kaum milenial untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran Lalu Lintas guna tercapainya tujuan Road Safety to Zero accident.

Rizal (19) salah satu peserta gowes senang dengan pelaksanaan gowes malam hari yang belum umum dilaksanakan.

“Senang banget, baru kali ini ikut Gowes Bengi. Tadi sempat lewat tempat yang gelap, sepeda saya pelankan, hati-hati banget jalannya. Jangan sampai ban sepeda masuk lobang, bisa ke jungkal,” kata rizal dengan mimik senang bisa masuk finish. (Mar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *