BERITABUANA.CO, CARACAS – Venezuela gelap gulita karena listrik tiba-tiba padam pada Kamis (7/3/2019) malam. Pemerintahan Presiden Nicolas Maduro menyebut ada upaya sabotase.

Pernyataan perusahaan listrik negara, CORPOELEC, melalui akun Twitter resmi mereka mengatakan mereka menyabotase generator pusat. Ini adalah bagian dari perang listrik dengan negara. Pihaknya tak akan membiarkannya.

Listrik di ibu kota Venezuela, Caracas, terputus total sekitar pukul 17.50, tak lama sebelum matahari tenggelam. Pemerintah sering menuding ada upaya sabotase, namun tak pernah menyebut pihak yang mereka anggap sebagai dalangnya.

Tahun lalu, Maduro meminta angkatan bersenjata menjaga generator di Guri, namun listrik tetap sering padam. Amarah warga dilaporkan cepat tersulut jika ada pemadaman listrik karena kehidupan sehari-hari mereka sangat berat di tengah krisis ekonomi dalam beberapa tahun belakangan.

Di bawah Maduro, Venezuela mengalami hiperinflasi, sehingga gaji warga sudah seperti tak ada nilainya. Sejak Januari lalu, masyarakat Venezuela pun menggelar aksi besar-besaran untuk menuntut Maduro turun.

Saat kisruh tersebut, pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido, mendeklarasikan diri sebagai presiden interim. Ia mendapatkan dukungan dari sekitar 50 negara, termasuk Amerika Serikat. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here