BERITABUANA.CO, JAKARTA – Tim jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong bersama-sama tim intelijen dari Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya berhasil mengamankan seluruh buronan terpidana kasus korupsi pengajuan kredit di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Cabang Curup senilai Rp 1 miliar lebih.

“Kami mengapresiasi kinerja teman-teman jaksa, baik dari Kejati Bengkulu, Kejari Rejang Lebong dan Kejaksaan Agung, yang akhirnya berhasil mengamankan seluruh buronan terpidana kasus korupsi pengajuan kredit di BPD cabang Curup,” ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Amandra Syah Arwan, yang dihubungi wartawan, Jumat (08/03/2019).

Ketiga buronan terpidana itu adalah Drs M Taufik yang ditangkap tim intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) pada 26 Februari 2019 di Jakarta Pusat.

Kemudian, terpidana kedua yang berhasil diamankan tim intelijen kejaksaan adalah Supratman Urip yang ditangkap pada Senin, 4 Maret 2019 sekitar pukul 11.45 WIB di salah satu rumah makan di jalan Hazairin, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu.

Sedangkan buronan terpidana Ismuno Samal, mantan Kepala BPD cabang pembantu Muaraman, menyerahkan diri ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu pada Rabu (06/03/2019).

“Ketiga terpidana itu sudah dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) bentiring untuk menjalani hukuman penjara sesuai vonis hakim yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht),” kata Amandra.

Para terpidana itu terbukti melakukan tindak pidana korupsi pengajuan kredit pada BPD Cabang Curup tahun 1995 dan 1996 dengan total kerugian negara sebesar Rp 1 miliar lebih. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here